Akurat

Serangan Israel ke Gaza Kembali Terjadi, Gencatan Senjata Dilanggar

Kumoro Damarjati | 15 Desember 2025, 17:32 WIB
Serangan Israel ke Gaza Kembali Terjadi, Gencatan Senjata Dilanggar

AKURAT.CO Serangan Israel ke Gaza kembali terjadi pada Senin (15/12), setelah militer Israel melancarkan gelombang gempuran baru ke wilayah Gaza selatan dan utara. Aksi ini menandai pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata rapuh yang berlaku sejak 10 Oktober.

Menurut keterangan saksi mata kepada Anadolu, serangan Israel ke Gaza menyasar kota Rafah di wilayah selatan, yang saat ini sepenuhnya masuk dalam zona kuning atau area yang berada di bawah kendali militer Israel. Selain serangan udara, tembakan tanpa pandang bulu dilaporkan dilepaskan dari kendaraan militer Israel ke arah Rafah utara. 

Di saat yang sama, serangan Israel ke Gaza juga terjadi di wilayah lain. Artileri Israel menembaki sejumlah titik di Khan Younis bagian timur, disertai tembakan dari helikopter tempur, memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut.

 Gaza Utara Ikut Jadi Sasaran 

Di Gaza utara, helikopter Israel dilaporkan menyerang wilayah Jabalia bagian timur. Sementara itu, kawasan timur Kota Gaza juga berada di bawah tembakan dari kendaraan militer Israel, menurut kesaksian warga setempat.

 Serangan terbaru ini menambah daftar panjang pelanggaran gencatan senjata yang terus terjadi meski telah ada kesepakatan penghentian sementara pertempuran.

Serangan Berlanjut Sejak Akhir Pekan 

Sehari sebelumnya, pada Minggu, pasukan Israel juga melancarkan serangan udara dan tembakan artileri ke berbagai wilayah Gaza. Di Khan Younis, pasukan angkatan laut Israel menahan dua nelayan Palestina dan menghancurkan perahu mereka. 

Serangan udara dan artileri juga menghantam kawasan timur Khan Younis yang masuk zona kuning pendudukan Israel. Selain itu, wilayah Gaza City bagian timur kembali menjadi sasaran serangan, menurut laporan saksi mata dan sumber Anadolu. 

Ratusan Tewas Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mencatat, sejak 10 Oktober, lebih dari 390 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.060 orang terluka akibat pelanggaran gencatan senjata oleh Israel. 

Secara keseluruhan, sejak Oktober 2023, serangan Israel ke Gaza telah menewaskan hampir 70.700 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak. Selain itu, lebih dari 171.100 orang mengalami luka-luka, meskipun gencatan senjata sempat diberlakukan. 

Situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk di tengah serangan yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.