Setelah Cabai dan Sarang Walet, Kini Nangka Vietnam Masuk Pasar Cina

AKURAT.CO Vietnam kini resmi diperbolehkan mengekspor nangka segar ke Cina setelah kedua negara menandatangani protokol kerja sama baru. Pengesahan dilakukan pada Kamis (27/11), dalam pertemuan antara Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam, Tran Duc Thang, dan Wakil Direktur Administrasi Umum Bea Cukai Cina (GACC), Zhao Zenglian.
Kesepakatan ini menjadi tonggak baru dalam perdagangan produk pertanian kedua negara. Sebelumnya, empat protokol serupa telah diteken pada tahun ini, mencakup komoditas cabai, markisa, dedak padi, serta sarang burung walet mentah.
Dalam pernyataannya, GACC menegaskan komitmen Cina untuk membuka akses pasar bagi produk pertanian Vietnam yang dinilai berkualitas. Pemerintah Vietnam juga menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama di sektor pertanian dan lingkungan.
Melalui protokol baru ini, ekspor nangka segar Vietnam akan distandardisasi sesuai ketentuan kualitas dan keamanan pangan Cina. Standar tersebut diharapkan mampu menekan risiko perdagangan serta mendorong perluasan budidaya nangka berbasis Good Agricultural Practices (GAP). Pemerintah Vietnam memperkirakan langkah ini dapat meningkatkan nilai tambah produk serta pendapatan petani.
Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam mencatat bahwa ekspor buah dan sayuran negara tersebut mencapai hampir US$7,1 miliar dalam 10 bulan pertama tahun 2025, meningkat 15,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Cina menjadi pasar utama dengan porsi 62,9% dari total pengiriman.
Protokol ekspor nangka ini diharapkan ikut menggenjot target ekspor hortikultura Vietnam tahun ini, yang dipatok mencapai US$8,5 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







