Mengapa Israel Menyerang Doha? Ini Yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Israel melancarkan serangan udara di ibu kota Qatar, Doha, pada Selasa (9/9) sore, dengan klaim menargetkan para pemimpin senior Hamas. Aksi militer ini langsung memicu kemarahan pemerintah Qatar, yang menuduh Israel bertindak “sembrono” dan melanggar hukum internasional.
Kronologi Serangan Israel di Doha
Ledakan keras mengguncang kawasan West Bay Lagoon, Doha, pada Selasa sore. Rekaman yang beredar menunjukkan asap tebal membumbung dari sebuah kompleks hunian di dekat pom bensin Woqod, Jalan Wadi Rawdan.
Militer Israel (IDF) menyebut operasi itu sebagai serangan presisi terhadap tokoh-tokoh Hamas yang dianggap “bertanggung jawab langsung atas pembantaian brutal 7 Oktober”. Media Israel melaporkan, serangan melibatkan 15 jet tempur yang menembakkan 10 amunisi ke satu titik sasaran.
Qatar sejak 2012 diketahui menjadi markas biro politik Hamas, sekaligus mediator penting dalam negosiasi tidak langsung antara Israel dan kelompok tersebut.
Siapa yang Jadi Korban?
Hamas mengklaim bahwa anggota delegasi negosiasinya di Doha selamat dari serangan. Namun, enam orang dilaporkan tewas, termasuk seorang pejabat keamanan Qatar.
Mereka yang meninggal menurut Hamas adalah:
Humam Al-Hayya (Abu Yahya), putra kepala negosiator Khalil al-Hayya
Jihad Labad (Abu Bilal), direktur kantor al-Hayya
Abdullah Abdul Wahid (Abu Khalil)
Moamen Hassouna (Abu Omar)
Ahmed Al-Mamluk (Abu Malik)
Kopral Badr Saad Mohammed Al-Humaidi, pasukan keamanan internal Qatar
Hamas menyebut kegagalan Israel membunuh delegasi utamanya sebagai bukti bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu “tidak serius” dalam upaya gencatan senjata.
Reaksi Israel, AS, dan Donald Trump
Kantor Netanyahu menegaskan serangan itu adalah “operasi independen Israel” dan tidak melibatkan negara lain.
Gedung Putih mengonfirmasi telah diberi tahu tentang operasi tersebut, mengingat lokasi serangan berdekatan dengan pangkalan udara AS Al-Udeid di luar Doha.
Mantan Presiden AS Donald Trump, melalui akun Truth Social, menegaskan dirinya tidak memberi “lampu hijau” untuk serangan itu. Ia bahkan menyebut aksi militer Israel di Qatar sebagai tindakan sepihak yang berisiko merusak hubungan dengan sekutu Teluk, meski tetap menilai penghancuran Hamas sebagai tujuan mulia.
Posisi Qatar sebagai Mediator Hamas-Israel
Selama hampir setahun terakhir, Qatar memainkan peran penting dalam memediasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Hanya beberapa hari sebelum serangan, Hamas menyatakan tengah mempelajari proposal AS terkait gencatan senjata 60 hari yang mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina.
Diduga, para pemimpin Hamas yang disasar Israel sedang membahas respon terhadap usulan tersebut.
Kemarahan Qatar dan Reaksi Dunia
Pemerintah Qatar mengecam keras serangan udara Israel. Kementerian Luar Negeri Qatar menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara.
“Qatar tidak akan menoleransi perilaku sembrono Israel maupun tindakan apa pun yang mengganggu keamanan regional,” bunyi pernyataan resmi.
Kecaman serupa datang dari negara-negara Arab lain. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menilai serangan itu sebagai “pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Qatar.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








