Iran Beri Peringatan Keras ke Israel: Pergi, Wilayah Pendudukan Tak Akan Layak Huni Lagi

AKURAT.CO Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat setelah militer Iran mengeluarkan pernyataan keras kepada publik internasional. Dalam pernyataan terbaru, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Kolonel Reza Sayyad, memberikan peringatan langsung kepada warga Israel untuk segera meninggalkan wilayah pendudukan.
“Peringatan bagi Anda dalam beberapa hari mendatang: Tinggalkan wilayah yang diduduki, karena, sudah pasti, wilayah tersebut tidak akan dapat dihuni lagi di masa mendatang,” ujar Sayyad pada Minggu malam, beberapa saat setelah Iran meluncurkan gelombang serangan balasan terbaru ke wilayah Israel.
Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul operasi militer Iran yang terus menargetkan titik-titik sensitif di wilayah Israel. Kolonel Sayyad menyebut bahwa dalam beberapa hari terakhir, militer Iran telah membidik berbagai lokasi strategis, mulai dari situs militer dan keamanan, pusat pengambilan keputusan, hingga kediaman para komandan dan ilmuwan militer Israel.
Baca Juga: Serangan Israel ke Iran Buat Jemaah Haji Iran Tertahan di Arab Saudi
“Kami memiliki data lengkap mengenai target-target tersebut,” katanya. Ia menambahkan bahwa Iran telah mempersiapkan operasi lanjutan yang lebih luas sebagai bagian dari respons terhadap serangan Israel.
Dalam pernyataannya, Sayyad juga mengingatkan warga Israel agar tidak menjadi korban strategi militer rezim. “Jangan biarkan rezim kriminal menggunakan Anda sebagai tameng manusia,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa upaya untuk berlindung di tempat perlindungan bawah tanah tidak akan menyelamatkan mereka. “Berlindung di bawah tanah tidak akan membawa keselamatan,” katanya, menyiratkan bahwa teknologi persenjataan Iran mampu menembus berbagai bentuk pertahanan.
Pernyataan tegas ini dikeluarkan tak lama setelah Israel meluncurkan serangan mendadak ke Iran pada malam 13 Juni 2025. Serangan itu menyasar sejumlah fasilitas militer dan permukiman sipil, mengakibatkan kematian warga sipil serta terbunuhnya sejumlah pejabat militer senior Iran.
Baca Juga: Pesawat Netanyahu Tinggalkan Israel Saat Rudal Iran Hantam Tel Aviv
Menanggapi serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, segera menunjuk komandan militer baru dan menyatakan bahwa kehidupan akan menjadi suram bagi Israel.
Tak berselang lama, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah kota utama Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa. Warga Israel terpaksa berlindung selama berhari-hari di tempat perlindungan bawah tanah.
Sejak saat itu, gelombang serangan balasan Iran terus berlanjut, menghantam sejumlah target strategis jauh di dalam wilayah Israel. Meskipun ada penyensoran ketat oleh otoritas Israel, berbagai rekaman yang menunjukkan rudal Iran menghantam sasaran secara presisi telah beredar luas di media sosial dan media internasional.
Iran menegaskan bahwa serangan ini belum berakhir. Para pejabat tinggi di Teheran menyatakan bahwa misi militer akan terus berlanjut selama diperlukan, sebagai bentuk pembalasan atas agresi militer Israel yang dianggap tidak berdasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






