Ledakan 3.000 Pager di Lebanon: Hizbullah Tuding Israel, Produsen Taiwan Bantah Keterlibatan

AKURAT.CO Sekitar 3.000 pager meledak secara bersamaan di Lebanon pada Selasa siang, mengakibatkan sembilan korban tewas dan 3.000 orang terluka, dengan 200 di antaranya dalam kondisi kritis.
Pager-pager ini digunakan oleh anggota kelompok bersenjata Hizbullah, yang segera menuding Israel sebagai dalang ledakan tersebut.
Namun, hingga kini, Israel belum memberikan komentar resmi.
Baca Juga: Irak Kirim Tim Medis ke Lebanon Bantu Korban Ledakan Pager
Dilansir dari New York Times, pager yang meledak tersebut berasal dari perusahaan Taiwan Gold Apollo, dengan model AP924 sebagai mayoritas pesanan.
Namun, dalam perkembangan terbaru yang dilaporkan oleh Reuters pada Rabu (18/9/2024), Gold Apollo menyangkal keterlibatan langsung dalam insiden ini, menyebutkan bahwa pager-pager tersebut dibuat oleh perusahaan lisensi bernama BAC.
BAC menggunakan merek Gold Apollo, tetapi bertanggung jawab atas desain dan produksinya.
Hsu Ching-kuang, pendiri dan presiden Gold Apollo, menyatakan bahwa perusahaannya adalah korban dari kejadian ini, dan dia berencana untuk menuntut BAC, yang memiliki masalah terkait pembayaran melalui Timur Tengah.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Thailand Bakal Keluarkan Surat Utang Lebih Banyak
Hsu juga membantah mengetahui bagaimana pager tersebut bisa direkayasa untuk meledak.
Kementerian Ekonomi Taiwan juga menyatakan bahwa tidak ada catatan ekspor pager dari Taiwan ke Lebanon.
Sementara itu, pejabat dari kementerian dan polisi Taiwan telah mengunjungi kantor Gold Apollo untuk menyelidiki lebih lanjut.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Konsumsi Atlet Terlambat, Ayah Rizki Juniansyah Minta 'Uang Mentahnya'
Pager ini sebelumnya digunakan oleh para pejuang Hizbullah untuk menghindari pelacakan lokasi oleh Israel, tetapi insiden ini justru menguak kerentanan teknologi yang diandalkan oleh kelompok tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








