Akurat

Qatar, Mesir, AS Desak Hamas dan Israel Terima Usulan Gencatan Senjata

Mukodah | 2 Juni 2024, 21:12 WIB
Qatar, Mesir, AS Desak Hamas dan Israel Terima Usulan Gencatan Senjata



AKURAT.CO Qatar bersama Mesir dan Amerika Serikat meminta Israel juga Hamas untuk menyelesaikan perjanjian yang mewujudkan prinsip-prinsip untuk gencatan senjata.

Permintaan itu disampaikan melalui pernyataan bersama pada Sabtu (1/6/2024).

"Sebagai mediator dalam diskusi yang sedang berlangsung untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera dan tahanan, Qatar, Amerika Serikat dan Mesir bersama-sama menyerukan Hamas dan Israel untuk menyelesaikan perjanjian yang mencerminkan prinsip-prinsip yang diuraikan Presiden Biden," Kementerian Luar Negeri Qatar menjelaskan.

Baca Juga: Netanyahu: Tidak Ada Gencatan Senjata di Gaza sampai Hamas Hancur

"Prinsip-prinsip ini menyatukan tuntutan semua pihak dalam sebuah kesepakatan yang melayani berbagai kepentingan dan akan memberikan bantuan segera baik kepada masyarakat Gaza maupun para sandera dan keluarga mereka yang telah lama menderita," tambah pernyataan tersebut.

Ketiga negara menekankan bahwa kesepakatan tersebut menawarkan peta jalan untuk gencatan senjata permanen dan mengakhiri krisis.

Presiden AS, Joe Biden, pada Jumat (31/5/2024) mengatakan, Israel telah menawarkan tiga tahap perjanjian kepada kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Yang akan mengakhiri pertempuran di Jalur Gaza yang terkepung serta membebaskan sandera yang ditawan di wilayah itu.

Baca Juga: Perdana Menteri Qatar: Pembicaraan Gencatan Senjata di Gaza Menemui Jalan Buntu Setelah Operasi Rafah

Biden meminta Hamas menerima kesepakatan tersebut dan mendesak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menolak tekanan dari anggota koalisi pemerintahannya yang menentang rencana tersebut.

Hamas sendiri mengaku akan menanggapi secara positif setiap usulan yang mencakup gencatan senjata permanen, penarikan penuh tentara dari Jalur Gaza, upaya rekonstruksi.

Serta pemulangan pengungsi dan penyelesaian kesepakatan pertukaran sandera yang komprehensif.

Dikutip dari Anadolu, Minggu (2/6/2024), Kantor Netanyahu pada Jumat menegaskan kembali niatnya melanjutkan serangan di Jalur Gaza sampai semua tujuan perang tercapai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK