Ini Penyebab Paul Alexander si Paru-Paru Besi Selama 70 Tahun Meninggal Dunia

AKURAT.CO Paul Alexander yang dikenal hidup menggunakan paru-paru besi selama lebih dari 70 tahun dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/3/2024). Dirinya meninggal di usia 78 tahun.
Dikutip dari People, Kamis (14/3/2024), sebelumnya manager media sosial Paul Alexander mengunggah video Alexander pada 26 Februari yang dilarikan ke UGD setelah dinyatakan positif covid pada minggu sebelumnya. Dia megatakan bahwa kondisi tersebut sangat berbahaya bagi seseorang dengan kondisi seperti Paul Alexander.
“Untungnya mereka punya paru-paru besi di rumah sakit hanya untuk dia dan dia bisa pulang akhir pekan ini, tapi sayangnya, dia masih lemah,” lanjutnya. “Dia masih mengalami kebingungan. Dia kesulitan makan dan minum, jadi karena alasan itu kami akan menunda videonya lebih lama lagi.”
Baca Juga: Paul Alexander Pria yang Hidup dengan Paru-paru Besi Selama 7 Dekade Meninggal Dunia
Manager Paul Alexander memberi judul pada videonya, “Tolong ingatlah Paul dalam pikiran dan doamu ❤️????.”
Dilansir dari The Independent, Paul Alexander berasal dari Texas dan terjangkit polio pada tahun 1952 pada usia 6 tahun dan lumpuh dari leher ke bawah. Setelah dirawat di rumah sakit, dia terbangun dan mendapati dirinya berada di dalam paru-paru besi, yaitu alat bantu pernapasan yang bekerja pada diafragma seseorang.
Dalam kondisi tersebut, Paul Alexander terus bertahan untuk hidup. Dia akhirnya belajar cara bernapas sendiri untuk waktu yang singkat di luar paru-paru besi, menurut profil tahun 2020 oleh The Guardian.
Paul Alexander juga lulus dari sekolah menengah di Dallas pada usia 21 tahun, menjadi orang pertama yang lulus tanpa menghadiri kelas secara fisik, dan kemudian diterima di Universitas Texas di Austin tempat dia belajar hukum, menurut outlet tersebut. Alexander lulus dengan gelar sarjana hukum dan menjadi pengacara di Dallas dan Fort Worth, sambil menggunakan kursi roda yang dimodifikasi agar tubuhnya tegak, untuk menghadiri sesi ruang sidang. Selain itu, dirinya juga aktif menjadi penulis terbitan.
Seiring bertambahnya usia, Paul Alexander menjadi terbatas untuk menggunakan paru-paru besi secara penuh, sehingga mengalami beberapa masalah kesehatan, termasuk infeksi pernafasan dan nyeri di kakinya setiap kali bergerak, menurut The Guardian.
Baca Juga: Mengenal Sosok Paul Alexander, Pria yang Bertahan Hidup 70 Tahun Menggunakan Paru-paru Besi
Pada bulan Januari, Paul Alexander mulai membagikan kisahnya secara online di TikTok kepada orang-orang yang penasaran dengan kehidupannya.
Dia menjawab pertanyaan tentang bagaimana dia mendapatkan gelar sarjana hukum dan tentang hidup dalam paru-paru besi. Dalam salah satu videonya dia mengatakan bahwa dia masih memiliki beberapa “tujuan dan impian” yang harus dicapai.
“Paul, kamu akan dirindukan tapi selalu diingat,” tulis Ulmer. “Terima kasih telah berbagi cerita Anda dengan kami.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





