Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Bongkar Tiga Syarat Perdamaian di Jalur Gaza

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengemukakan tiga syarat yang harus dipenuhi agar perdamaian dapat tercapai di Jalur Gaza.
Pernyataan tersebut dilontarkan setelah sebelumnya Netanyahu memberikan peringatan bahwa konflik di Jalur Gaza antara Israel dan Hamas yang berlangsung sejak awal Oktober, dapat semakin intensif.
Serangan yang dilakukan oleh Israel telah menyebabkan kerusakan parah di sebagian besar wilayah Jalur Gaza dan situasi konflik ini meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, dengan tekanan global untuk mencapai gencatan senjata.
Netanyahu baru-baru ini melakukan kunjungan langsung ke Jalur Gaza pada hari Senin (25/12/2023)waktu setempat.
Kunjungan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah militer Israel melancarkan serangan malam hari yang sangat mematikan di wilayah Palestina tersebut.
Setelah kunjungan tersebut, Netanyahu memberikan peringatan kepada anggota parlemen dari Partai Likud, menyatakan bahwa perang masih belum berakhir.
Sebaliknya, ia berkomitmen untuk meningkatkan serangan militer Israel terhadap Jalur Gaza.
3 Syarat untuk capai perdapaian di Gaza
Dalam suatu opini yang dipublikasikan di Wall Street Journal, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan terdapat beberapa syarat untuk mencapai perdamaian di Gaza.
"Hamas harus dihancurkan, Gaza harus didemiliterisasi, dan masyarakat Palestina harus dideradikalisasi. Ini merupakan tiga syarat yang diperlukan untuk mencapai perdamaian antara Israel dan warga Palestina di wilayah tetangga Gaza," tulis Netanyahu dalam opininya.
"Kemampuan militer organisasi tersebut harus dibatasi dan kontrol politiknya atas Gaza harus diakhiri," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









