Akurat

4 Fakta Gempa Bumi Afghanistan, Ribuan Orang Tewas Dan Luka-luka

Shalli Syartiqa | 9 Oktober 2023, 11:12 WIB
4 Fakta Gempa Bumi Afghanistan, Ribuan Orang Tewas Dan Luka-luka

AKURAT.CO- Pada 7 Oktober 2023 pagi waktu setempat, Afghanistan dilanda gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M 6,3. Insiden ini telah mengakibatkan ribuan orang terluka hingga tewas.

Berikut fakta-fakta terkait gempa di Afghanistan yang telah dikutip dari berbagai sumber, Senin (9/10/2023).

4 Fakta Gempa di Afghanistan

1. Pusat gempa

Di Afghanistan, terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M 6,3. Berdasarkan laporan dari AFP pada tanggal 8 Oktober 2023, Survei Geologi Amerika Serikat menyatakan bahwa pusat gempa tersebut terletak 40 kilometer (25 mil) di sebelah barat laut kota terbesar di wilayah tersebut, yaitu Herat.

2. Ada 8 kali gempa susulan

Gempa bumi di Afghanistan terjadi pada pagi Sabtu, tanggal 7 Oktober 2023, waktu setempat. Pasca gempa utama tersebut, tercatat ada delapan gempa susulan dengan kekuatan beragam, berkisar antara magnitudo 4,3 hingga 6,3.

Selain itu, menurut laporan dari Survei Geologi Amerika Serikat, satu gempa susulan tambahan dengan kekuatan magnitudo 4,2 melanda wilayah yang sama sekitar pukul 07.00 (0230 GMT) pada pagi Minggu, tanggal 8 Oktober 2023.

 

3. Ribuan rumah hancur

Dampak dari gempa bumi di Afghanistan juga menyebabkan kerusakan pada 1.320 rumah. Para korban yang terdampak gempa ditemukan oleh tim penyelamat saat mereka melakukan pencarian di desa yang telah menjadi rata dengan tanah.

Di kawasan pedesaan Zinda Jan, rumah-rumah yang terkena dampak gempa telah menjadi hanya puing-puing batu. Tim penyelamat darurat melakukan penggalian parit dengan harapan untuk menemukan korban yang selamat.

Baca Juga: Israel Diserang Mendadak Oleh Hamas, Siapa Itu?

4. 2.445 orang meninggal dunia

Dalam peristiwa gempa bumi di Afghanistan, tercatat ribuan orang telah meninggal dunia. Juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana, Janan Sayeeq, menyatakan bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 2.445 orang.

Selain itu, Janan Sayeeq juga melakukan revisi terhadap jumlah korban yang mengalami luka. Sebelumnya, dia telah mengumumkan bahwa ada 9.240 orang yang mengalami luka.

"Lebih dari 2.000 orang mengalami luka," ujar Janan Sayeeq.

Seorang pejabat dari departemen kesehatan di Herat, Dr. Danish, juga melaporkan bahwa lebih dari 200 orang yang tewas telah dilarikan ke berbagai rumah sakit. Ia mengatakan bahwa sebagian besar dari korban adalah wanita dan anak-anak.

Baca Juga: Korban Tewas Terdampak Perang Hamas Dan Israel Lebih 600 Orang

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.