Doa Memohon Kelapangan Rezeki yang Berkah dan Melimpah

AKURAT.CO Rezeki adalah anugerah Allah yang selalu menjadi harapan setiap manusia. Namun, dalam Islam, rezeki bukan hanya soal jumlah yang melimpah, melainkan juga tentang keberkahan yang menyertainya.
Rezeki yang banyak belum tentu membawa ketenangan, tetapi rezeki yang berkah akan membuat hati tenteram, keluarga bahagia, dan kehidupan lebih bermakna.
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan tidak hanya berusaha secara lahiriah, tetapi juga memperbanyak doa agar rezeki yang diperoleh benar-benar membawa kebaikan.
Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai doa yang berkaitan dengan kelapangan rezeki. Doa ini tidak hanya memohon keluasan materi, tetapi juga kesejahteraan batin, keberkahan, serta perlindungan dari rezeki yang menjerumuskan.
Salah satu doa yang indah untuk memohon kelapangan rezeki adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan anugerah-Mu dari selain-Mu.” (HR. Tirmidzi).
Baca Juga: Doa saat Hati Gundah dan Sedih, Meski tak Ada Masalah
Doa ini menunjukkan bahwa rezeki yang halal lebih utama daripada sekadar banyaknya harta. Dengan mencukupkan diri dari yang haram, seorang hamba akan terjaga kehormatan dan mendapatkan keberkahan.
Ada pula doa yang diajarkan untuk memohon kelimpahan rezeki yang baik dan penuh keberkahan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا طَيِّبًا، وَعِلْمًا نَافِعًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang Engkau terima.” (HR. Ibnu Majah)
Doa ini menegaskan bahwa rezeki yang baik harus sejalan dengan ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima Allah. Dengan begitu, rezeki tidak hanya memberi kenyamanan lahir, tetapi juga mendekatkan kepada-Nya.
Selain berdoa, Islam juga mengajarkan bahwa kelapangan rezeki dapat diraih dengan memperbanyak istighfar, menjaga silaturahmi, dan bersedekah.
Al-Qur’an menegaskan bahwa siapa yang banyak memohon ampunan akan dibukakan pintu rezeki dari arah yang tak terduga (QS. Nuh: 10–12). Demikian pula, Nabi SAW bersabda bahwa silaturahmi akan melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.
Baca Juga: Sejarah Raudhah di Masjid Nabawi Madinah, Tempat Suci dan Mustajab untuk Berdoa
Pada akhirnya, doa adalah ikhtiar spiritual yang menguatkan usaha lahiriah. Dengan doa, seorang Muslim menyerahkan urusan rezeki sepenuhnya kepada Allah, Sang Maha Pemberi.
Rezeki yang berkah tidak selalu berarti berlimpah secara materi, melainkan cukup untuk kebutuhan, bermanfaat bagi orang lain, dan mendatangkan ketenangan hati.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










