Akurat Logo

Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Napi Diduga Bayar Sewa

Saeful Anwar | 25 September 2026, 08:00 WIB
Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Napi Diduga Bayar Sewa
Ombudsman RI melakukan sidak di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, dan menemukan rumah petak yang dilengkapi fasilitas mewah. - Dok. Lapas Kelas IIA Cibinong

AKURAT.CO Pemandangan tak biasa ditemukan Ombudsman RI saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di area lapas, tim menemukan deretan bangunan yang dilengkapi fasilitas layaknya hunian pribadi.

Temuan tersebut mengarah pada dugaan adanya perlakuan khusus terhadap sejumlah warga binaan.

Ombudsman bahkan menduga hunian tersebut dikomersialkan dan narapidana harus membayar untuk bisa menempatinya.

Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan, mengatakan, dugaan komersialisasi itu diketahui setelah tim mewawancarai salah satu penghuni bangunan tersebut.

“Berdasarkan wawancara kami lakukan pada saat itu yang terutama yang menghuni rumah memang dia membayar sejumlah uang, tapi tidak disebutkan angkanya. Dan itu memang dikomersialkan,” kata Syafrida dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Syafrida menegaskan, Ombudsman masih akan mendalami besaran uang yang diduga dibayarkan penghuni, termasuk pihak yang menerima pembayaran tersebut.

Sidak Ombudsman dilakukan pada Rabu (23/9/2026). Tim awalnya datang untuk melakukan pengawasan pelayanan publik dan sosialisasi kepada warga binaan.

Namun, di lapangan, Ombudsman justru menemukan sejumlah bangunan terpisah yang berada di lingkungan lapas.

Bangunan tersebut memiliki sejumlah fasilitas yang tidak lazim ditemukan pada hunian warga binaan.

Saat diperiksa, salah satu bangunan diketahui memiliki ruang tamu dengan sofa, televisi, kulkas, meja makan, hingga fasilitas lain layaknya tempat tinggal pribadi. Ombudsman juga menemukan lebih dari 10 bangunan di kawasan tersebut

Selain fasilitas hunian, Ombudsman menemukan fasilitas kebugaran dan pembangunan simulator golf yang masih berlangsung. Tim juga melihat sejumlah mobil mewah berada di area tersebut.

Di salah satu kulkas, tim menemukan botol minuman keras. Temuan tersebut semakin menjadi perhatian Ombudsman karena fasilitas tersebut berada di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga: Hunian Mewah Lapas

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.