DPR Minta Pemda Data Rumah Nakes yang Rusak Akibat Gempa NTT

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, meminta pemerintah daerah segera mendata rumah tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) yang rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendataan diperlukan agar para nakes yang terdampak dapat segera memperoleh bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.
“Pemerintah daerah harus segera mendata rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang rusak karena bencana agar bisa segera mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat,” kata Nihayatul dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Sebelumnya, Komisi IX DPR meninjau langsung kondisi fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga puskesmas pembantu (pustu) di Kabupaten Manggarai, NTT, pascagempa yang melanda wilayah tersebut.
Rombongan Komisi IX bertolak dari Jakarta menuju Labuan Bajo, kemudian melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju Kabupaten Manggarai.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga membawa bantuan yang berasal dari dana pribadi anggota Komisi IX DPR RI.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah RS Ruteng. Sejumlah bangunan rumah sakit mengalami kerusakan dan dinilai tidak lagi layak digunakan.
Bahkan, beberapa bagian bangunan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan berpotensi roboh.
Meski demikian, pelayanan pasien tetap berjalan dengan memanfaatkan tenda darurat. Salah satunya tenda yang difungsikan sebagai ruang nifas bagi ibu yang akan maupun baru melahirkan.
Ninik mengatakan terdapat sekitar 15 pasien yang dirawat di tenda tersebut dengan kondisi beragam.
“Di sana ada ibu yang melahirkan bayi kembar, ada yang baru menjalani operasi caesar pada hari itu, ada yang mengalami pendarahan dan membutuhkan istirahat, ada yang baru menjalani operasi kuret, dan ada juga yang sedang menunggu kelahiran bayinya,” ujar Ninik.
Salah satu pasien merupakan ibu berusia 16 tahun yang menjalani perawatan setelah mengalami pendarahan.
Meski demikian, kondisi kehamilannya dilaporkan baik. Secara umum, sebagian besar ibu dan bayi yang dirawat dalam kondisi sehat.
Baca Juga: Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat










