Banyak Gedung Parkir di Jakarta Tidak Punya Sertifikat Kelaikan

AKURAT.CO Panitia Khusus Tata Kelola Perparkiran DPRD Jakarta menyoroti banyak gedung parkir yang belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi mengabaikan standar keselamatan publik.
Menurut Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD Jakarta, Jupiter, seluruh gedung dan kawasan parkir wajib memiliki SLF, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.
"Mulai dari kecelakaan kendaraan, kebakaran hingga kerusakan struktur yang membahayakan nyawa pengunjung," katanya, Rabu (13/5/2026).
Jupiter menyebut pemenuhan SLF bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan bukti bahwa bangunan telah memenuhi standar keamanan operasional. Mulai dari sistem proteksi kebakaran, instalasi listrik hingga jalur evakuasi.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Dalami Izin dan Pembayaran Pajak Pengelola Parkir di Blok M Square
Ia meminta Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan serta Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta segera melakukan audit menyeluruh terhadap gedung parkir yang belum memiliki atau belum memperpanjang SLF.
Pansus Perparkiran akan memperkuat pengawasan terhadap aspek kelayakan fasilitas publik secara berkala dan transparan.
"Agar tidak ada lagi pengelola yang mengabaikan kewajiban administratif maupun standar keselamatan," ujar Jupiter.
Ia juga mendorong Pemprov Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pengelola gedung maupun operator parkir yang terbukti melanggar aturan.
Penegakan hukum penting dilakukan untuk memberikan efek jera, sekaligus menjamin perlindungan bagi masyarakat pengguna fasilitas parkir.
Baca Juga: Pansus DPRD Soroti Dugaan 'Operator Bayangan' dalam Sistem Parkir di Pasar Jaya
"Memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Jakarta," tandas Jupiter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






