Prabowo Dukung Pemanfaatan Lumpur Pascabanjir Aceh oleh Pihak Swasta

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya ketertarikan pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur yang terbawa dan mengendap pascabencana banjir bandang di Aceh.
Menurutnya, langkah tersebut berpotensi mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
“Gubernur melaporkan kepada saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik dan bisa memanfaatkan lumpur tersebut di berbagai lokasi. Jadi tidak hanya yang ada di sungai, tetapi juga yang berada di sawah dan tempat lainnya. Silakan, ini saya kira sangat bagus,” ujar Prabowo.
Prabowo menilai, minat pihak swasta tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya terkait pembersihan lumpur yang menumpuk di sejumlah titik.
Baca Juga: Roda Truk Lepas Mengelinding di Jalan Menghantam Seorang Perempuan, Korban Terluka Parah
“Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, dan pembukaan akses sungai-sungai, saya kira ini sangat baik. Akses sungai bisa kembali bermanfaat, sekaligus kita lebih siap menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem ke depan,” katanya.
Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana pemanfaatan lumpur pascabencana oleh pihak swasta.
Prabowo pun meminta agar rencana tersebut segera dikaji secara teknis agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya sangat setuju dengan gagasan itu. Tinggal dirumuskan bagaimana pelaksanaannya agar bisa segera dijalankan,” pungkas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






