Kebakaran Gedung Terra Drone Bukti Lemahnya Pengawasan Bangunan Oleh Pemprov Jakarta

AKURAT.CO Kebakaran yang menewaskan 22 orang di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, memicu kritik tajam Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Ali Lubis.
Dia menilai tragedi itu menjadi peringatan keras sekaligus bukti nyata lemahnya pengawasan bangunan oleh Pemprov Jakarta, terutama Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.
Ali menyebut terdapat dugaan kuat pelanggaran serius terhadap aturan bangunan gedung. Informasi dari petugas di lapangan menunjukkan bahwa gedung tersebut tidak memiliki jalur evakuasi dan hanya punya satu akses keluar masuk.
"Ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002, PP Nomor 16 Tahun 2021 dan Perda DKI Nomor 7 Tahun 2010," kata Ali di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Menurut politikus Partai Gerindra itu, kebakaran Gedung Terra Drone bukan sekadar musibah tetapi bentuk nyata pelanggaran regulasi yang fatal.
"Kok bisa bangunan seperti ini beroperasi dan menjalankan usaha di Jakarta," katanya.
Baca Juga: Kendalikan Harga Jelang Nataru, Pemprov Jakarta Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu
Ali menyebut jika bangunan tanpa jalur evakuasi tetap dapat beroperasi, berarti terjadi kelalaian fatal pada sisi pengawasan oleh pemerintah. Kondisi ini menuntut pertanggungjawaban serius dari pihak terkait.
"Insiden gedung terbakar mengingatkan bahwa sebelumnya kebakaran di Glodok Plaza menewaskan 12 orang, menunjukkan adanya pola bahaya yang berulang," ujarnya.
Ali mendorong Pemprov Jakarta mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang. Dia meminta audit total seluruh bangunan di Jakarta, terutama gedung bertingkat, ruko padat penghuni dan bangunan berfungsi ganda.
Baca Juga: Pramono Jelaskan Alasan Pemprov Jakarta Tanggung Biaya Pemakaman Korban Kebakaran Terra Drone
"Pemprov wajib melakukan pengawasan faktual," tandasnya.
Pemprov diminta menjatuhkan sanksi administratif maupun pidana kepada pemilik dan pengelola gedung yang mengabaikan keselamatan pekerja.
Menurut Ali, penindakan tegas menjadi kunci untuk menghentikan praktik pelanggaran yang membahayakan nyawa warga Jakarta.
Baca Juga: Imbas Kebakaran Terra Drone, Pramono Cek Aspek Keselamatan Seluruh Gedung di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







