Inflasi Jakarta Naik 0,31 Persen pada Oktober 2025

AKURAT.CO Dompet warga Jakarta kembali terbakar oleh kenaikan harga kebutuhan pokok dan emas.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jakarta, pada Senin (3/11/2025), mennyampaikan bahwa inflasi month to month sebesar 0,31 persen di bulan Oktober 2025.
Kepala BPS Provinsi Jakarta, Nurul Hasanudin, mengatakan, lonjakan harga emas perhiasan serta sejumlah komoditas pangan seperti cabai merah, cabai rawit dan bawang merah menjadi biang keladi inflasi di Jakarta bulan lalu.
Baca Juga: Rano Karno Ajak Ulama dan Tokoh Agama Jaga Ketertiban dan Persatuan Jakarta
"Secara month to month, Provinsi DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,31 persen," katanya, dalam keterangan tertulis, Selasa (4/11/2025).
Menurut laporan BPS, kelompok makanan, minuman dan tembakau masih menjadi penyumbang utama inflasi.
Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan daging ayam juga turut memperkuat tekanan harga di pasar.
Baca Juga: Intoleransi hingga Penyebaran Hoaks Jadi PR Besar Wujudkan Jakarta Kota Global
Tidak hanya pangan, harga emas perhiasan ikut mencatat kenaikan signifikan, memicu dorongan tambahan pada laju inflasi.
"Inflasi terutama didorong oleh meningkatnya harga komoditas cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras, serta kenaikan harga emas perhiasan," ujar Nurul.
Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami peningkatan harga, terutama akibat mahalnya emas dan produk kebutuhan rumah tangga. Namun, beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan harga.
Baca Juga: Cara Naik Transportasi Umum Gratis di Jakarta, Cek Syarat dan Mekanismenya!
"Beberapa komoditas seperti tarif angkutan udara dan produk teknologi informasi turun harga. Tapi secara keseluruhan, tren harga tetap menunjukkan tekanan inflasi," jelas Nurul.
Secara tahunan (year on year), inflasi Jakarta tercatat 2,69 persen, sementara secara year to date (ytd) mencapai 2,02 persen.
BPS menilai pergerakan harga selama Oktober mencerminkan dinamika permintaan domestik dan fluktuasi pasokan pangan yang belum stabil.
Baca Juga: Antusiasme Warga Membludak, Pemprov Jakarta Tambah Layanan Pendaftaran Kartu Transportasi Gratis
"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2025 secara umum menunjukkan adanya peningkatan," pungkas Nurul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu







