Jakarta Timur Darurat DBD, 524 Kasus Ditemukan hingga April 2025

AKURAT.CO Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, mengumumkan situasi darurat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya. Hingga pertengahan April Pemkot Jakarta Timur telah menemukan 524 kasus.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy, meminta warga untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar terhindar dari penyebaran DBD yang kasusnya kian meningkat.
"Ditemukan 524 kasus DBD di wilayah Jakarta Timur hingga pertengahan April," kata Herwin kepada wartawan, Selasa (22/4/2025).
Menurut dia, upaya pencegahan secara mandiri sangat diperlukan sebagai langkah konkret memerangi DBD di Jakarta Timur. Salah satunya dengan menerapkan prinsip 3M, yakni Menguras, Menyikat, Menutup rapat tempat penampungan air.
Baca Juga: Soroti Penanganan DBD di Jakarta, DPRD: Fogging Baru Dilakukan Jika Sudah Ada Korban
"Warga juga bisa menjadi juru pemantau jentik (jumantik) mandiri untuk mencegah berkembangnya nyamuk aedes aegypti," ujarnya.
Herwin menjelaskan, dari Januari hingga 16 April 2025, tercatat 524 kasus DBD dengan satu korban meninggal dunia. Angka kesakitan (incident rate) mencapai 15,83 per 100.000 penduduk, dan angka kematian (case fatality rate) sebesar 0,19 persen.
"Kramat Jati paling banyak. Tapi kalau berdasarkan angka insiden (Incident Rate), Matraman yang tertinggi," jelasnya.
Berikut rincian kasus DBD di 10 kecamatan di Jakarta Timur:
- Kramat Jati: 74 kasus (tertinggi)
- Cakung: 70 kasus
- Ciracas: 62 kasus
- Jatinegara: 61 kasus
- Pulogadung: 60 kasus
- Pasar Rebo: 49 kasus
- Matraman: 47 kasus
- Cipayung: 39 kasus
- Duren Sawit: 33 kasus
- Makasar: 21 kasus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







