Puncak Musim DBD Diperkirakan Terjadi pada Maret hingga April, Pemprov Jakarta Diminta Lakukan Ini

AKURAT.CO Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, mengingatkan pentingnya persiapan menghadapi puncak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diperkirakan terjadi pada Maret hingga April mendatang.
Dia menilai, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu melibatkan kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) secara lebih intensif dalam mengatasi potensi peningkatan kasus DBD.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu melibatkan kader Jumantik yang secara rutin memeriksa dan memastikan tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk," ujar Thamrin, saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/3/2025).
Baca Juga: Takeda dan Kemenkes Kolaborasi Tingkatkan Edukasi Pencegahan DBD
Dia menekankan, bahwa masyarakat juga memiliki peran penting dalam pemberantasan sarang nyamuk dengan mengintensifkan gerakan 3M Plus.
Gerakan ini meliputi menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
"Kami juga sudah mengusulkan kenaikan tunjangan bagi kader Jumantik. Mereka adalah ujung tombak di lapangan, dan sudah sepatutnya mendapatkan hak yang layak," ujarnya.
Thamrin juga mengingatkan, pentingnya langkah-langkah pencegahan yang cepat dan tepat untuk meminimalkan penyebaran DBD. Menurutnya, jika diperlukan tambahan anggaran untuk fogging, pihaknya akan mendukung penuh langkah tersebut.
"Kami jangan sampai kewalahan dalam menyediakan fasilitas kesehatan karena terlambat mengambil langkah pencegahan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









