VIRAL Banjir Rendam Pabrik di Cirebon, Motor Pegawai hanya Terlihat Setangnya

AKURAT.CO Viral di media sosial video banjir yang merendam sepeda motor milik pegawai pabrik di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/3/2024).
Dalam video yang beredar, terlihat para pekerja pabrik sepatu dan sandal di Cirebon tampak berusaha menyelematkan sepda motor mereka.
Di tengah-tengah terjangan air banjir di Cirebon, para pekerja menyelamatkan motor dengan mendorong untuk keluar dari tempat tersebut.
Namun, terlihat juga mereka yang masih menunggu antrean keluar karena banyaknya pekerja yang juga ingin keluar.
Baca Juga: Liga Champions: Madrid ke Perempat Final dengan Tekanan, Man City Unggul Agregat 6 Gol
Disampaikan oleh Camat Padebilan, Yusuf Hermawan, banjir di pabrik tersebut terjadi karena luapan sungai Cisanggarung yang airnya mulai naik menjelang siang.
Akibat kejadian tersebut, tidak sedikit motor para pekerja yang mogok dan mati total sehingga perusahaan memutuskan untuk memulangkan seluruh karyawannya.
"Iya, ada pabrik terendam banjir. Karyawan yang berhamburan dipulangkan, diliburkan hari ini ya," katanya.
Diketahui, petugas langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi dan membawa warga ke balai desar.
Baca Juga: Tiga Orang Tewas dalam Serangan Fatal Pertama Houthi terhadap Pelayaran di Laut Merah
Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyampaikan banjir yang merendam wilayahnya telah meluas dari 7 kecamatan menjadi 9 kecamatan.
"Sekarang wilayah yang terjadi banjir semakin meluar dari 7 kecamatan sekarang jadi 9 kecamatan," katanya saat meninjau langsung Desa Sidaresmi, dikutip Rabu (7/3/2024).
Imron menjelaskan meluasnya banjir disebabkan oleh luapan sungai-sungai yang sudah tidak mampu lagi menampung debit air kiriman dari Kuningan.
Sungai-sungai itu sendiri mulai dari sungai Cisanggarung dan sungai Ciberes.
"Normalnya itu bendungan Ambit 70 sentimeter, kalau sekarang mencapai 440 sentimeter sehingga sungai Ciberes tidak bisa menampung dan terjadi limpasan," tuturnya.
Baca Juga: Taylor Swift Gelar Konser 'Eras Tour' di Singapura, Proyeksi Pendapatan Rp31,2 Triliun
Banjir mayoritas terjadi di wilayah Cirebon Timur, kata Imron, dengan 36 desa dari 9 kecamatan yang terendam banjir.
"Dari total 36 desa di 9 kecamatan itu terdapat 20 ribu rumah warga terendam abnjir dan 83 ribu jiwa menjadi korban banjir," ungkapnya,
9 kecamatan itu sendiri diantaranya Kecamatan Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, Pangenan, Babakan, Gebang, dan Pabuaran.
Baca Juga: Nova Arianto Blusukan Cari Pemain dari Elite Pro Academy untuk Kerangka Timnas Indonesia U-16
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









