Akurat Logo

FIFA ASEAN Cup: Kekuatan Asia Tenggara Merata, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Waspada

Zainal Hasan | 29 September 2026, 23:51 WIB
FIFA ASEAN Cup: Kekuatan Asia Tenggara Merata, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Waspada
Menpora Erick Thohir (kedua kiri) saat meninjau tribun VIP Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026), untukmeninjau kesiapan suntuk FIFA Asean Cup 2026 Grup B pada 25 September-5 Oktober. ANTARA/Raisan Al Farisi

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai persaingan antarnegara Asia Tenggara semakin ketat dalam gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, perkembangan kualitas skuad membuat jarak kekuatan antarnegara di kawasan tersebut semakin sulit dibedakan.

Erick Thohir melihat peningkatan kualitas tersebut tidak terlepas dari upaya sejumlah negara memperkuat komposisi tim.

Rekrutmen pemain naturalisasi maupun pemain dengan pengalaman internasional membuat sejumlah negara ASEAN memiliki skuad yang semakin kompetitif.

“Sekarang kualitas permainan negara-negara Asia Tenggara terus meningkat. Setiap tim memiliki kekuatan dan komposisi pemain yang semakin solid,” ujar Erick Thohir melalui keterangannya seusai menyaksikan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup: John Herdman Sebut Rata-Rata Jumlah Penampilan Pemain Timnas Indonesia Masih Jauh dari Tim Juara

Menurut Erick, kondisi tersebut membuat setiap pertandingan di FIFA ASEAN Cup memiliki tantangan tersendiri. Tim yang secara tradisional memiliki kekuatan lebih besar tetap harus mempersiapkan diri dengan serius karena hasil pertandingan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan nama besar.

Erick mencontohkan Malaysia yang memiliki pemain dari berbagai negara dan mampu membentuk tim yang kompetitif. Kehadiran pemain naturalisasi serta pemain dengan pengalaman internasional dinilai ikut meningkatkan kualitas persaingan di kawasan Asia Tenggara.

“Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” kata Erick.

Pesan tersebut juga berlaku bagi Timnas Indonesia yang masih memiliki peluang melanjutkan kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026. Erick meminta skuad Garuda menjaga konsentrasi dan tidak terlena dengan hasil pertandingan sebelumnya.

Menurut Erick, kejutan dalam sebuah turnamen dapat terjadi kapan saja. Karena itu, lawan yang berada di posisi berbeda dalam peta kekuatan tetap harus dihadapi dengan persiapan dan fokus yang sama.

“Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh,” ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.