Suntik Motivasi Srikandi Muda, 2 Legenda Juara Dunia Jepang Pimpin 'Coaching Clinic' MilkLife Soccer Challenge

AKURAT.CO, Sebanyak 74 pesepakbola putri belia (10–13 tahun) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya mendapat kesempatan emas menimba ilmu langsung dari dua legenda sepakbola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama.
Mereka berkesempatan mengikuti sesi coaching clinic bertajuk 'MilkLife Soccer Challenge with Pokemon' di Lapangan KingKong Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Kedua sosok legendaris yang membawa Timnas Jepang menjuarai Piala Dunia Putri FIFA 2011 tersebut hadir membagikan metodologi latihan, teknik dasar, hingga motivasi bertanding kepada para peserta MilkLife Soccer Extra Training yang tengah dipersiapkan menuju ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars tahun depan.
Hadirkan 'Role Model' Demi Jaga Kesinambungan Pembinaan
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa kehadiran Iwabuchi dan Miyama ditujukan sebagai role model nyata bagi perkembangan pemain di tingkat grassroots.
Baca Juga: Puji Ekosistem Surabaya, Jacksen F Tiago Sebut Talenta MilkLife Soccer Challenge Kian Matang
Pengalaman bertanding internasional dari para bintang dunia ini diharapkan melengkapi bekal kompetisi yang didapat para atlet sepakbola putri belia.
"Dengan kehadiran keduanya, kami ingin memberikan bukti nyata bahwa dari kegiatan sepak bola yang mereka lakukan dari kecil bisa membuahkan prestasi yang luar biasa pada saat mereka dewasa," kata Teddy di KingKong Arena, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
"Aya dan Mana membuktikan bahwa sepak bola yang mereka tekuni sejak kecil, jika dijalani secara konsisten akan memetik hasil luar biasa seperti mendapatkan medali Olimpiade dan Juara Piala Dunia Wanita FIFA."
Dukungan serupa juga disampaikan Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga, yang menilai kolaborasi ini berhasil menciptakan ruang olahraga yang inklusif dan menyenangkan, sekaligus mempertemukan talenta muda Indonesia dengan figur inspiratif dunia.
Selama 90 menit pelatihan, para peserta digembleng materi koordinasi fisik, ball touch, juggling, hingga teknik kontrol dan akurasi tembakan. Sesi latihan diakhiri dengan simulasi pertandingan di mana Mana Iwabuchi dan Aya Miyama terjun langsung bermain bersama para peserta.
Mantan penyerang Arsenal Women, Mana Iwabuchi, juga menyoroti pentingnya penguasaan fondasi teknik sejak dini. Ia mengapresiasi daya juang dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan para srikandi-srikandi Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






