Piala Presiden: Debut Perdana Berujung Kekalahan, Shin Tae-yong Pasang Badan untuk Pankov dan Aqil Savik

AKURAT.CO, Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengawali kiprahnya bersama Macan Kemayoran dengan hasil yang belum sesuai harapan.
Persija harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 0-1 pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Surabaya Minggu (26/7/2026).
Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut berasal dari gol bunuh diri pemain Persija pada babak kedua. Insiden itu menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung ketat antara kedua tim.
Shin Tae-yong melakukan sejumlah rotasi pada pertandingan perdananya bersama Persija.
Beberapa pemain muda seperti Agi Firmansyah, Victor Dethan, Figo Dennis, dan Fajar Faturrahman mendapat kesempatan tampil sejak awal.
Sementara itu, Persebaya tampil dengan komposisi pemain yang lebih komplet.
Perbedaan pendekatan kedua tim terlihat sepanjang pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo.
Momen yang menentukan hasil pertandingan terjadi pada menit ke-64. Miskomunikasi antara Radovan Pankov dan kiper Aqil Savik membuat bola justru masuk ke gawang Persija.
"Tentu saja, karena kami kalah 1-0, ini sangat mengecewakan. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Persebaya Surabaya," ujar Shin Tae-yong dalam keterangan resmi selepas laga.
"Kedua tim bermain sangat keras dan seperti yang saya sebutkan dalam wawancara pra-pertandingan, waktu persiapan kami terlalu singkat."
Meski menelan kekalahan, Shin tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Menurut dia, seluruh skuad telah bekerja maksimal di tengah waktu persiapan yang terbatas.
"Jadi saya sangat bersyukur bahwa para pemain kami telah melakukan yang terbaik meskipun prosesnya sulit," kata Shin Tae-yong.
Shin juga menanggapi gol bunuh diri yang menjadi penyebab kekalahan timnya. Ia menilai insiden tersebut terjadi karena proses adaptasi antarpemain yang masih berlangsung.
"Mengenai gol bunuh diri, Pankov dan Aqil belum lama berada di sini. Saya menduga mungkin ada kesalahpahaman," ujar Shin Tae-yong.
"Kami telah sepakat untuk tidak terlalu memikirkan hal itu dan hanya fokus bermain dengan baik, jadi saya percaya bahwa seiring waktu, kami akan belajar bahwa kami sama sekali tidak boleh membuat kesalahan seperti itu dan akan memperbaikinya."
Pelatih berusia 56 tahun itu juga meminta Radovan Pankov maupun Aqil Savik tidak larut dalam kekecewaan.
Menurutnya, perjalanan Persija menuju kompetisi Super League masih panjang sehingga tim harus segera bangkit.
"Saya juga berpikir bahwa baik Pankov maupun Aqil tidak boleh berkecil hati. Kami hanya perlu bermain baik ke depannya," tegas Shin Tae-yong.
Selain membahas jalannya pertandingan, Shin turut menyinggung keputusan wasit yang sempat menganulir gol Persija.
Namun, ia memilih menghormati keputusan perangkat pertandingan sebelum melakukan evaluasi melalui tayangan ulang.
"Kami harus mengakui keputusan wasit, dan karena saya percaya hakim garis dan wasit melihatnya dengan akurat, saya akan menerimanya untuk saat ini," ucap Shin Tae-yong.
"Namun, saya pikir saya perlu kembali ke akomodasi, menonton tayangan ulang, dan kemudian membahas masalah itu."
Hal senada disampaikan kapten Persija, Ilham Rio Fahmi. Ia mengakui timnya belum berada dalam kondisi ideal karena masa persiapan yang singkat menjelang bergulirnya Piala Presiden 2026.
"Tentunya bukan pertandingan yang mudah bagi kita. Apalagi kita baru latihan sekitar satu sampai dua minggu dan belum ada persiapan apa-apa, bahkan untuk persiapan latihan fisik pun kita belum sampai ke tahap itu. Karena memang pada awalnya seperti yang sekalian semua tahu mungkin seperti itu," tutur Rio Fahmi.
"Jadi bukan beralasan, tetapi saya ucapkan selamat buat Persebaya, dan saya percaya pada tim ini bahwa ke depannya bisa melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







