Dewa United vs Bhayangkara: Jan Olde Riekerink Putar Otak di Tengah Jadwal Padat

AKURAT.CO, Dewa United Banten FC langsung mengalihkan fokus usai kemenangan penting atas Persita.
Tim berjuluk Tangsel Warriors itu kini bersiap menghadapi ujian berikutnya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025-2026.1
Pertandingan Dewa United melawan Bhayangkara FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (1/3/26) malam mulai pukul 20.30 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi Dewa United yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa di papan tengah klasemen.
Tantangan yang dihadapi skuad asuhan Jan Olde Riekerink tak hanya datang dari kualitas lawan.
Jadwal padat menjadi persoalan tersendiri karena setelah menjamu Bhayangkara, mereka harus bertolak ke Filipina untuk melakoni leg pertama perempat final AFC Challenge League melawan Manila Diggers pada 5 Maret mendatang.
Situasi tersebut membuat Riekerink harus memutar otak dalam menyusun komposisi pemain.
Ia memastikan rotasi akan dilakukan demi menjaga kebugaran tim di tengah jadwal yang berhimpitan.
“Kami harus menjalani tiga pertandingan dalam waktu delapan hari. Jadi, kami harus melakukan rotasi dan kemudian menentukan skala prioritas,” ujar Jan Olde Riekerink dalam keterangan resmi Dewa United.
Pelatih asal Belanda itu juga mengungkapkan bahwa manajemen klub sempat mengajukan penyesuaian jadwal.
Ia bersyukur karena federasi memberikan ruang untuk menggeser laga melawan Persija.
"Kami mendapat bantuan besar dari pihak federasi. Awalnya, pertandingan melawan Persija dijadwalkan digelar di antara dua laga menghadapi Manila Diggers, namun kini diundur ke 15 Maret,” kata Riekerink.
Namun, tidak semua permintaan dikabulkan. Dewa United tetap harus meladeni Bhayangkara sesuai jadwal awal.
“Awalnya, kami juga meminta pertandingan melawan Bhayangkara FC diundur. Namun, permintaan itu ditolak. Alhasil, kami harus menghadapi tiga pertandingan dalam waktu delapan hari,” tambahnya.
Di tengah padatnya agenda, kehadiran pemain anyar pada putaran kedua menjadi keuntungan tersendiri.
Riekerink menilai persaingan internal meningkat dan memberi dampak positif terhadap performa tim.
"Kehadiran pemain baru membuat suasana tim semakin kompetitif. Mereka harus menunjukkan apakah layak dimainkan. Sekarang saya punya banyak pilihan dan bisa memainkan pemain berbeda di setiap pertandingan,” ungkapnya.
Secara performa, Dewa United memang menunjukkan grafik menanjak. Setelah sempat terjerat di zona rawan pada putaran pertama, mereka perlahan bangkit dan kini menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 33 poin.
Laga kontra Bhayangkara pun menjadi momentum penting untuk menjaga tren positif sebelum bertarung di level Asia.
Bagi Dewa United, tiga poin di kandang akan menjadi modal berharga sebelum melanjutkan petualangan di pentas internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








