Akurat

Piala Afrika: Dianggap Bersikap Tak Pantas, Samuel Eto'o Dilarang ke 4 Pertandingan

Badri | 16 Januari 2026, 21:29 WIB
Piala Afrika: Dianggap Bersikap Tak Pantas, Samuel Eto'o Dilarang ke 4 Pertandingan

AKURAT.CO, Legenda sepakbola Tim Nasional Kamerun dan Barcelona, Samuel Eto’o, disanksi larangan datang ke empat pertandingan yang digelar di bawah naungan Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF).

Bukan hanya itu, CAF juga mendenda Samuel Eto’o sebesar US$20 ribu atau sekitar Rp338,22 juta. Hukuman ini dijatuhkan kepada Eto’o karena diangap melakukan perilaku tak pantas di salah satu laga Piala Afrika 2025.

Laga yang dimaksud adalah pertandingan perempat final Piala Afrika 2025 antara Kamerun dan Maroko. Pertandingan yang dimenangi Maroko dengan skor 2-0 itu digelar di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, Maroko, Sabtu (10/1).

Baca Juga: FIFA Larang Samuel Eto'o Datang ke Laga Timnas Kamerun 6 Bulan karena Pelanggaran Disiplin

Samuel Eto’o datang ke pertandingan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Presiden Federasi Sepakbola Kamerun (Fecafot). CAF menilai Eto’o melakukan gerakan marah atas sejumlah keputusan ofisial laga Kamerun vs Maroko.

BBC menyebut bahwa Presiden CAF, Patrice Motsepe, juga hadir di stadion pada laga Kamerun vs Maroko. Motsepe dikabarkan melihat langsung gerakan yang berujung sanksi terjadap Eto’o.

Fecafoot menolak sanksi terhadap presidennya tersebut. Mereka mempertanyakan prinsip keadilan dalam proses penjatuhan hukuman terhadap Eto’o.

Eto’o sendiri tidak dalam situasi yang mulus sejak memimpin Fecafoot pada 2021. Eks pemain Real Mallorca, Real Madrid, dan Inter Milan itu dituding tidak cakap mengendalikan Fecafoot dengan sejumlah kejanggalan.

Baca Juga: Samuel Eto'o, Tuduhan Diktator, dan Perlawanan terhadap Intervensi Pemerintah Kamerun

Pun demikian, pria berusia 44 tahun tersebut menolak sejumlah tuduhan yang diarahkan terhadapnya. Pembelaan ini disampaikan Eto’o dengan menunjuk sejumlah pencapaian dalam kepemimpinannya.

Di level tim nasional, Kamerun selama Eto’o menjadi Presiden Fecafoot sukses lolos ke Piala Dunia 2022 setelah absen di 2018. Sayangnya, untuk edisi 2026, Les Lions Indomptables, gagal lolos.

Di Piala Afrika, Kamerun bersama Eto’o menjejakkan kaki ke posisi ketiga pada edisi 2021. Namun pada 2023 turun ke babak 16 besar dan tahun ini terhenti di perempat final.

Sedangkan untuk turnamen khusus untuk pemain-pemain yang berkiprah di benua Afrika, African Nations Championship, Eto’o hanya bisa melihat Tim Nasional Kamerun mencapai fase grup saja pada 2022.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H