Putus Kontrak, Berapa Kompensasi yang Dibayar PSSI ke Patrick Kluivert

AKURAT.CO PSSI telah memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia, menimbulkan pertanyaan besar mengenai besaran kompensasi yang harus dibayarkan.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh dan mempertimbangkan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan, menyusul kegagalan Garuda melaju ke Piala Dunia 2026.
Pemutusan kontrak ini merupakan kali kedua bagi Kluivert, yang sebelumnya juga mengalami pemutusan kontrak di tengah jalan dengan klub Turki, Adana Demirspor.
Pemutusan Kontrak Patrick Kluivert
PSSI telah memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia, menimbulkan pertanyaan besar mengenai besaran kompensasi yang harus dibayarkan.
Baca Juga: Livin’ Fest 2025 Resmi Dibuka, Bank Mandiri Rayakan 27 Tahun Sinergi Majukan Negeri
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh dan mempertimbangkan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan, menyusul kegagalan Garuda melaju ke Piala Dunia 2026.
Pemutusan kontrak ini merupakan kali kedua bagi Kluivert, yang sebelumnya juga mengalami pemutusan kontrak di tengah jalan dengan klub Turki, Adana Demirspor.
Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI
PSSI berpotensi menanggung beban kompensasi yang signifikan akibat pemutusan kontrak ini.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (16/10/2025), gaji bulanan Kluivert sendiri berkisar antara Rp1,3 miliar hingga Rp1,5 miliar.
Oleh karena itu, PSSI berpotensi menanggung kewajiban finansial sebesar Rp21 miliar sebagai kompensasi atas pemutusan kerja sama, mencakup seluruh hak Kluivert hingga akhir kontrak.
Perbandingan dengan Kasus Adana Demirspor
Untuk mengestimasi kompensasi, kasus serupa antara Patrick Kluivert dengan klub Turki, Adana Demirspor pada tahun 2023, dapat dijadikan referensi.
Berdasarkan putusan FIFA Football Tribunal pada 4 April 2024 (nomor FPSD-13870), Adana Demirspor harus membayar kompensasi sebesar 292.666 euro atau sekitar Rp5,7 miliar, kepada Patrick Kluivert.
Kompensasi tersebut mencakup gaji tertunggak sebesar 142.666 euro (sekitar Rp2,7 miliar) dan biaya pemutusan kontrak senilai 150.000 euro (sekitar Rp2,8 miliar).
Kompensasi ini diberikan setelah Kluivert dipecat Adana Demirspor pada 4 Desember 2023, kurang dari 6 bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








