AKURAT.CO, Penggawa asing anyar Persija Jakarta, Gustavo Franca, memang menarik perhatian sebagai pemain baru Persija Jakarta. Tidak karena kepiawaiannya mengolah si kulit bundar, melainkan dengan adanya kumis yang menghiasi wajahnya.
Gustavo Franca memang memiliki identitas tersendiri dengan keberadaan kumisnya. Dia pun menegaskan bahwa kumis tersebut memang gayanya.
Kumis Gutavo Franca sangat terlihat jelas. Terlebih pada ujung kanan kirinya dibiarkan memanjang dan sengaja dibentuknya melengkung.
Baca Juga: Resmi! Persija Jakarta Datangkan 'Bang Jampang' Gustavo Franca dari Brasil
Meskipun mendapat tanggapan jelek dari pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, Gustavo Franca menegaskan dia akan tetap membiarkan kumis itu menghiasi wajahnya.
"Memang, 'jelek' kata Coach, tetapi sudah lima tahun kumis saya biarkan seperti ini," ucap Gustavo Franca saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Rabu (23/7).
"Banyak juga teman-teman mengguraui saya dan wartawan juga supaya itu kumis dipotong, tapi saya tetap mau pakai seperti ini karena ini gaya saya," kata pemain asal Brasil ini.
Dengan kumis tersebut Gustavo Franca mendapatkan julukan dari The Jakmania-kelompok suporter Persija-dengan sebutan Si Jampang.
Baca Juga: Mulai Berlatih di Sawangan, Gustavo Franca Merasa Nyaman di Persija Jakarta
Terlebih pada perkenalan dirinya sebagai pemain baru Persija Jakarta Franca berpose sebagai seorang pendekar silat asal betawi.
Sebagai informasi, nama Gustavo Franca harum sebagai pengatur serangan yang piawai membaca permainan sekaligus punya daya jelajah ke sisi-sisi lapangan.
Sebelum akhirnya berlabuh di Persija, pemain kelahiran Sao Paulo, 24 April 1998, itu sudah ditempa di Serie C dan B Brasil, serta sempat merasakan atmosfer divisi utama Liga Malta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








