Piala Eropa Putri 2025: 16 Negara Bakal Bersaing Mulai Pekan Depan di Swiss

AKURAT.CO, Kurang dari sepekan Piala Eropa Putri 2025 akan memulai hentakannya di Swiss. Turnamen yang diikuti oleh 16 tim nasional putri di benua Eropa akan bertanding pada 2-27 Juli mendatang.
Swiss menyediakan enam stadion di enam kota sebagai arena pertandingan Piala Eropa Putri 2025. Pertandingan pertama akan digelar di Stadion Arena Thun, Thun, pada laga Islandia versus Finlandia, Rabu (2/7).
Pada hari yang sama, tuan rumah Swiss akan menjamu Norwegia beberapa jam setelahnya di Stadion St Jakob-Park, Basel, untuk laga kedua Piala Eropa Putri 2025.
Baca Juga: Piala Eropa Putri: Kalahkan Jerman, Inggris Jadi Juara di Wembley
Partai semifinal akan digelar di Stadion De Geneve, Jenewa, pada 22 Juli dan Stadion Letzigrund, Zurich, sehari setelahnya. Adapun partai final akan kembali ke St Jakob-Park pada 2 Juli.
Inggris merupakan juara bertahan pada turnamen kali ini. Tiga tahun lalu di edisi sebelumnya mereka mengalahkan Jerman pada partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, dengan skor 2-1 pada perpanjangan waktu.
Piala Eropa Putri 2025 adalah Piala Eropa ke-13 sejak kali pertama digelar pada 1984. Tahun ini merupakan edisi ketiga sejak diluaskan menjadi 16 kontestan untuk kali pertama pada 2017.
Baca Juga: Klopp: Kualitas Piala Eropa Putri Gila
Jerman adalah raja di Piala Eropa Putri dengan koleksi delapan gelar dari sembilan final. Satu-satunya final di mana mereka kalah adalah ketika menghadapi Inggris pada 2022.
Tahun ini ada dua tim debutan, yakni Polandia dan Wales. Sedangkan Norwegia dan Italia menjadi partisipan paling aktif dengan 12 kali alias tak pernah absen sejak 1984.
Inggris dan Spanyol difavoritkan menjadi juara di Piala Eropa Putri 2025. Tak lain karena Inggris adalah juara bertahan sementara Spanyol adalah juara dunia.
Di level klub, representasi kedua negara cukup jelas pada Liga Champions Putri musim lalu. Di mana Arsenal yang merupakan wakil Inggris mengalahkan Barcelona yang mewakili Spanyol.
Arsenal mengalahkan Barcelona 1-0 pada final di Lisbon, Portugal, 24 Mei lalu. Sekaligus menghentikan ambisi Barcelona untuk menjadi juara Liga Champions Putri tiga kali beruntun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







