Erick Thohir Mengaku Terkejut dengan Sanksi Yuran Fernandes, Sarankan PSM Makassar Ajukan Banding

AKURAT.CO, PSM Makassar mengambil sikap atas keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait sanksi terhadap pemain mereka, Yuran Fernandes. Manajemen PSM memastikan akan segera mengajukan banding secara resmi ke Komite Banding PSSI.
Pemilik PSM Makassar, Sadikin Aksa, mengungkapkan bahwa sebelum keputusan Komdis diumumkan, dirinya telah bertemu langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk membahas sejumlah hal, termasuk situasi yang melibatkan Yuran Fernandes.
“Saya sudah bertemu Pak Erick sebelum keputusan Komdis keluar, dan saya sampaikan juga mengenai kasus Yuran. Saat itu Pak Erick menyampaikan bahwa karena Yuran sudah menyampaikan permintaan maaf dan juga sudah mendapat teguran dari PT LIB, maka beliau pribadi tidak mempermasalahkan lagi,” ujar Sadikin.
Baca Juga: Erick Thohir: Kalau Yuran Fernandes Menyesal Main di Indonesia, Main Saja di Luar Negeri!
Lebih lanjut, Sadikin menyebut bahwa Ketua Umum PSSI sendiri terkejut ketika mengetahui putusan dari Komdis.
“Pak Erick juga cukup terkejut dengan keputusan tersebut. Namun beliau menjelaskan bahwa Komdis adalah badan independen yang tidak bisa diintervensi oleh pengurus PSSI. Karenanya, beliau menyarankan agar kami segera menempuh jalur banding ke Komisi Banding,” tambahnya.
Merespons hal tersebut, PSM Makassar menyatakan akan segera menyampaikan banding resmi.
“Kami akan menempuh jalur banding secara formal sesuai mekanisme yang berlaku. PSM akan terus menjunjung tinggi semangat fair play dan profesionalisme, sembari memperjuangkan keadilan bagi pemain kami,” tutup Sadikin.
Baca Juga: LIB: Kasus PSM Makassar Turunkan 12 Pemain Lawan Barito Putera Diputuskan Komdis PSSI
Sebelumnya melalui Komdis PSSI telah resmi memberikan hukuman kepada kapten tim PSM Makassar, Yuran Fernandes. Yuran dihukum larangan aktif dalam dunia sepakbola Indonesia selama 12 bulan.
Yuran Fernandes dihukum usai melakukan sindirian keras melalui media sosial pribadinya akan sepakbola Indonesia.
Yuran Fernandes mengunggah postingan kontroversial dengan menyebut level sepakbola dan korupsi di Indonesia setara.
Hal ini merupakan ungkapan emosi Yuran setelah tidak puas dengan kepemimpinan wasit di laga PSS Sleman Vs PSM Makassar. Dalam laga tersebut PSM Makassar menelan kekalahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









