Gugatan 10 Tahun Lassana Diarra Menang, FIFA Dinyatakan Langgar Regulasi Uni Eropa

AKURAT.CO, Eks pesepakbola berkebangsaan Prancis, Lassana Diara, memenangi gugatan hukum atas FIFA sehubungan dengan kasu transfernya.
Mahkamah Agung Eropa menyatakan bahwa FIFA telah melanggar aturan transfer pemain dalam yurisdiksi Uni Eropa di kasus Lassana Diarra.
Keputusan yang diketuk di Ruang Sidang Mahkamah Agung Uni Eropa di Luksemburg, Jumat (4/10), ini sejatinya adalah ujung dari kasus yang sudah bergulir sejak 2014.
Baca Juga: TOK! AFC Dukung Palestina Agar Israel Diskors oleh FIFA Sebagai Tanggapan Atas Serangan Gaza
Lassana Diarra memperkarakan FIFA karena ia merasa organisasi induk sepakbola dunia itu telah mengekang kebebasannya untuk berpindah klub semasa ia terdaftar sebagai pemain klub Rusia, Lokomotiv Moskow.
Pada 2014, Lokomotiv Moskow menghentikan kontrak eks pemain Chelsea, Arsenal, dan Real Madrid itu.
Penyebabnya adalah perselisihan antara Lokomotiv Moskow dan agen sang pemain, Leonid Kuchuk.
Klub menyatakan Diarra menolak berlatih dan menerima pengurangan gaji serta memecatnya tiga tahun sebelum kontrak sang pemain berakhir.
Diarra kemudian bersepakat untuk pindah ke klub Belgia, Charleroi, pada 2015. Namun FIFA menolak memberikan sertifikat transfer internasional (ITC) yang membuat Diarra gagal ke Charleroi.
Pada saat yang sama, Diarra juga menguggat federasi sepakbola nasional yang menahan ITC-nya semasa perselisihan tersebut.
Bukan hanya itu, pada 2016, FIFA berdasarkan keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menyatakan Diarra telah melanggar kontrak.
Baca Juga: Manchester City Dituduh Lakukan Lebih Dari 100 Pelanggaran Regulasi Keuangan
Dampaknya sang pemain didenda sepuluh juta Euro dan dilarang beraktifitas di dunia sepakbola profesional selama 15 bulan.
“(Aturan FIFA) telah menghalangi pergerakan bebas para pesepakbola profesional yang berharap bisa mengembangkan aktifitas mereka untuk bekerja di klub baru,” kata Mahkamah Agung Uni Eropa.
Keputusan Mahkamah Uni Eropa dengan sendirinya mewajibkan FIFA untuk merevisi regulasi bersangkutan.
FIFA sendiri menyatakan bahwa mereka ingin berkoordinasi terlebih dahulu dengan para pemangku kepentingan sebelum memberikan komentar lebih lanjut.
Lassana Diarra adalah pesepakbola terkemuka dengan karier profesional pada periode 2014-2019. Ia sudah bermain di sepuluh klub berbeda dengan Paris Saint-Germain sebagai klub terakhir pada 2018-2019.
Selama kariernya, Diarra pernah menjadi juara La Liga bersama Real Madrid, juara Piala FA bersama Chelsea dan Porsmouth, serta juara Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain(PSG).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








