Akurat

Thomas Tuchel Merasa Dikhianati Wasit dan Hakim Garis, Carlo Ancelotti tak Setuju

Badri | 9 Mei 2024, 17:01 WIB
Thomas Tuchel Merasa Dikhianati Wasit dan Hakim Garis, Carlo Ancelotti tak Setuju

AKURAT.CO, Pelatih Bayern Muenchen, Thomas Tuchel, tak membiarkan kemenangan Real Madrid atas timnya di leg kedua semifinal Liga Champions 2023-2024 berlalu begitu saja.

Selepas laga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (8/5) atau Kamis dini hari WIB, itu, Thomas Tuchel menyoroti soal keputusan wasit dan hakim garis yang menyatakan gol Matthijs De Ligt di ujung laga batal karena off-side.

“Itu adalah keputusan petaka dari hakim garis dan wasit. Rasanya seperti dikhianati di akhir,” kata Thomas Tuchel di sesi konferensi pers usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.

Baca Juga: Comeback Dramatis, Real Madrid ke Final Liga Champions Lewat Dua Gol Joselu

Keluhan ini disampaikan Tuchel karena hakim garis sudah meniup peluit dan hakim garis mengangkat bendera sebelum De Ligt melepaskan sepakan yang menjebol gawang Madrid di menit ke-103.

Tuchel keberatan karena menurutnya wasit dan hakim garis harus menunggu sampai bola tak lagi dimainkan untuk mengambil keputusan. Terlebih, gol tersebut bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan laga bisa berlanjut ke adu penalti.

“Hakim minta maaf tetapi itu tidak membantu,” kata Tuchel.

“Ada dua kesalahan. Kesalahan pertama adalah hakim garis. Dia langsung mengangkat bendera; untuk mengangkat bendera di situasi seperti itu, Anda harus sangat, sangat yakin itu adalah offside.

Baca Juga: Akui Muenchen Lebih Baik di Leg Pertama, Carlo Ancelotti Tegaskan Madrid Punya Skuad Terbaik

“Kami punya tembakan dalam lima detik (setelah bendera diangkat) dan wasit punya kesempatan untuk tidak meniup peluit, tetapi dia meniup. Itu bertentangan dengan semua aturan.”

Kekalahan atas Madrid cukup menyesakkan bagi Muenchen karena mereka sejatinya unggul lebih dulu melalui gol Alphonso Davies di menit ke-68. Namun, Madrid membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol di menit ke-88 dan 90+1.

Adapun Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, punya pendapat berbeda dari Tuchel. Ancelotti membalas dengan mengatakan bahwa Madrid juga punya peluang untuk memprotes gol Nacho yang dianulir wasit.

“Jika mereka bisa memprotes itu kami juga bisa memprotes gol Nacho yang tak diizinkan,” kata Ancelotti.

Dengan kemenangan ini, Madrid akan bermain di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Laga final bakal dimainkan di Stadion Wembley, London, Inggris, 1 Mei mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H