Ini Kejadian Terlucu yang Dialami Pelatih Persib Bandung Selama Berkarier di Sepak Bola Indonesia, Bikin Ngakak?

AKURAT.CO Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengaku, baru mengalami kejadian lucu selama 30 tahun dirinya berkarier di kancah sepak bola. Yakni terkait perubahan status hukuman kartu merah yang diubah oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Seperti diketahui, Komdis PSSI mengubah status hukuman kartu merah dari Alberto Rodriguez ke Nick Kuipers beberapa jam jelang laga Persib Bandung melawan PSIS Semarang.
Baca Juga: Bojan Hodak Bocorkan Orang yang Membuatnya Pede Melatih Persib Bandung
Alberto Rodriguez memang mendapat hukuman kartu merah saat Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Barito Putera di Stadion Sultan Agung Bantul, 23 Februari lalu.
Wasit Erfan Efendi menganggap, bahwa Alberto Rodriguez melanggar penyerang Barito Putera, Gustavo Tocantins, pada menit ke-70.
Padahal, dalam tayangan ulang yang melakukan pelanggaran bukan Alberto Rodriguez melainkan Nick Kuipers. Namun, saat itu, wasit Erman Efendi tetap menghukum Alberto Rodriguez-lah yang melakukan pelanggaran.
Dengan Alberto mendapat kartu merah, tak ayal Bojan Hodak memersiapkan Nick Kuipers saat Persib Bandung menghadapi PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, Selasa (27/2/24).
Namun, jelang laga Bojan Hodak mengaku Komdis PSSI mengirimkan surat terkait larangan bermain untuk Nick Kuipers. Namun untuk Alberto Rodriguez diperbolehkan bermain dalam laga tersebut.
Menanggapi hal ini, Bojan Hodak mengaku sangat lucu. Dia menilai selamat 30 tahun berkarier belum pernah menemukan kejadian seperti ini.
“Ini hal yang sangat lucu terjadi. Dalam 30 tahun berkarier saya di sepak bola profesional, saya belum pernah merasakan situasi ini," ujar Bojan Hodak.
"Pada hari pertandingan, Komdis mengirimkan surat bahwa ada satu pemain dan ada pemain lainnya yang tidak bisa bermain," imbuh Bojan Hodak.
Bojan Hodak tentu sangat geram dengan perubahan status hukuman ini. Sebab, dia mengaku bahwa keputusan ini mengubah skema yang dia telah siapkan.
“Namun, tiba-tiba Nick Kuipers tidak bisa bermain dan Alberto Rodriguez bisa bermain. Ini hal yang lucu dan tidak profesional," jelas Bojan Hodak.
"Jadi, ini tentunya hal yang perlu diubah karena mungkin orang-orang tidak mengerti apa yang berpengaruh dari keputusan ini," kata arsitek asal Kroasia tersebut.
Baca Juga: Nick Kuipers Terancam Tak Dimainkan Saat Duel Melawan Bali United
Pelatih asal Kroasia itu juga menyentil Komdis PSSI, bahwa dirinya tengah memersiapkan pertandingan sesungguhnya bukan untuk bermain playstation.
“Kami berlatih untuk pertandingan dan ini bukan playstation yang bisa dengan mudah mengeluarkan pemain dan memasukan pemain lainnya. Ini tidak bisa terjadi di kehidupan nyata," tukas Bojan Hodak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








