Timnas Indonesia U-16 Kini Punya Data Pemain Diaspora, Ada yang Bermain di Australia

AKURAT.CO, Timnas Indonesia U-16 sudah mendapatkan database pemain diaspora untuk bisa menjadi bahan pertimbangan pemilihan pemain. Data ini diberikan oleh Tenaga Ahli Menpora Bidang Diaspora dan Kepemudaan, Hamdan Hamedan.
Hamdan Hamedan telah menyerahkan data pemain diaspora ini kepada Pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto. Dari daftar nama ini terdapat nama Matt Barker dan Ferran Alinegara.
“Alhamdulillah, senang bisa berdiskusi di Kemenpora dengan Coach Nova dan menyerahkan data para pemain diaspora Timnas Indonesia U-16,” tulis Hamdan Hamedan dalam akun Instagram pribadinya @hamdan.hamedan.
Baca Juga: Seleksi Timnas Indonesia U-16 Masuk Gelombang 3, Nova Arianto Panggil 34 Pemain
Hamdan dan Nova menunjukkan kertas dengan gambar tiga pemain diaspora. Satu di antaranya adalah Matt Barker yang merupakan pemain Melbourne City di Australia berusia 15 tahun.
Hamdan berharap data yang diberikan olehnya bisa bermanfaat untuk pelatih Timnas Indonesia U-16 untuk memilih pemain diaspora.
“Semoga bermanfaat dan sukses selalu Coach Nova,” kata Hamdan.
Nova Arianto sendiri membuka pintu selebar-lebarnya terhadap pemain diaspora untuk bergabung bersama Timnas Indonesia U-16. Bagi Nova, para pemain diaspora memiliki hak dan kewajiban sama dengan semua pemain berpaspor Indonesia.
Baca Juga: Ini Daftar 32 Pemain Seleksi Timnas Indonesia U-16 Gelombang Kedua
“Kemungkinan untuk pemain diaspora selalu ada. Saya bilang untuk menjadi pemain timnas adalah hak dan kewajiban," kata Nova pada beberapa waktu lalu.
"Haknya adalah bagi semua pemain berpaspor Indonesia, mereka mempunyai hak untuk membela timnas. Kewajibannya adalah kalau dipanggil, mereka wajib membela timnas dan peluang itu besar."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








