UEFA Akan Sertakan Minimal Dua Perempuan di Komite Eksekutif

AKURAT.CO Uni Sepakbola Eropa, UEFA akan memiliki setidaknya dua wanita di Komite Eksekutif setelah badan tersebut mengesahkan amandemen statuta pada Kongresnya di Paris, Kamis (8/2/2024).
Pengumuman Ketua EUFA, Aleksander Ceferin untuk tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada 2027 membayangi urusan lain dalam agenda tersebut, di mana semua amandemen statuta UEFA yang diusulkan disetujui.
Ini termasuk ketentuan untuk memiliki setidaknya dua anggota perempuan di Komite Eksekutif UEFA.
"Ngomong-ngomong, jika Anda tidak tahu, kami juga menambahkan posisi wanita, perubahan statuta juga tentang posisi wanita," kata Ceferin pada konferensi pers, dikutip Jumat (9/2/2024).
"Sekarang hanya sebuah saran untuk Anda, mungkin karena saya melihat semua pria di sini, Anda harus memikirkan tentang kesetaraan gender, sebagai jurnalis olahraga saya tidak melihat banyak artikel tentang itu," ungkapnya.
Dua anggota baru Komite Eksekutif juga disahkan untuk masa jabatan empat tahun yakni Nasser Al-Khelaifi dari Paris St Germain dan Miguel Angel Gil Marin dari Atletico Madrid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 9Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar
- 10Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan, Jangan Ganggu Stabilitas Politik








