Dani Alves Bantah Lakukan Pemerkosaan di Hari Terakhir Sidang di Pengadilan Barcelona

AKURAT.CO, Mantan bek Barcelona dan Tim Nasional Brasil, Dani Alves, membantah tuduhan telah melakukan pemerkosaan di sebuah kelab malam. Bantahan ini disampaikan Alves pada hari terakhir persidangan di Barcelona, Spanyol, Rabu (7/2).
Sidang ini memperkarakan tuduhan Dani Alves memerkosa seorang wanita di sebuah kelab malam di Barcelona pada Desember 2022. Pada Januari 2023 Alves ditahan tanpa jaminan hingga saat ini.
Dalam bantahannya, Dani Alves menyebut bahwa ia tidak memaksa wanita bersangkutan untuk bertahan di lokasi peristiwa. Pesepakbola berusia 40 tahun itu bahkan mengakui bahwa wanita bersangkutan tidak meminta untuk pergi dari lokasi.
Baca Juga: Mantan Pemain Barcelona Dani Alves Diadili di Spanyol Atas Dugaan Pelecehan Seksual
“Jika dia ingin pergi, dia bisa saja pergi, dia tidak punya kewajiban untuk ada di sana,” kata Dani Alves sebagaimana dipetik dari BBC.
Adapun wanita yang mengaku sebagai korban perkosaan Alves mengatakan bahwa eks pemain Juventus dan Paris Saint-Germain tersebut menggodanya untuk masuk ke toilet di area VIP kelab malam lokasi kejadian.
Jaksa penuntut menyebut bahwa Alves dan seorang temannya membelikan sampanye untuk tiga wanita sebelum meminta salah seorang dari mereka menemaninya ke area toilet.
Wanita tersebut juga mengatakan Alves melakukan kekerasan untuk memaksanya berhubungan seksual. Adapun Alves membantah bahwa ia memukul wanita tersebut.
Salah seorang teman wanita tersebut yang berada di kelab malam pada peristiwa yang dituduhkan mengatakan bahwa temannya keluar dari toilet seraya menangis tanpa bisa diredakan.
Baca Juga: Kasus Dugaan Serangan Seksual Dani Alves Bakal Disidangkan 5-7 Februari di Spanyol
Awalnya Alves membantah tuduhan telah melakukan hubungan seksual dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi namun kemudian membantahnya dengan menyebut hubungan itu terjadi atas dasar suka sama suka.
Dani Alves resmi diperkarakan pada Agustus 2023 dan pembebasannya dengan jaminan ditolak dengan mempertimbangkan bahwa sepakbola bisa melarikan diri.
Dalam hukum Spanyol, tindakan pemerkosaan bisa membuat pelaku dihukum penjara dalam rentang waktu sembilan sampai 15 tahun. Tuntutan untuk Alves adalah sembilan tahun plus membayar ganti rugi sebesar 150 ribu Euro kepada korban.
Alves sendiri terakhir kali terdaftar sebagai pemain klub Meksiko, Pumas UNAM. Kasus hukum yang melanda Alves membuat Pumnas UNAM menghentikan kontraknya pada Januari tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








