Akurat

BBC Rilis Studi Sepakbola Lewat Dokumenter Terbaru Bertajuk 'Pep Guardiola: Chasing Perfection'

Badri | 24 Januari 2024, 18:07 WIB
BBC Rilis Studi Sepakbola Lewat Dokumenter Terbaru Bertajuk 'Pep Guardiola: Chasing Perfection'

AKURAT.CO, BBC merilis dokumenter terbaru tentang kepelatihan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Dalam tayangan bertajuk Pep Guardiola: Chasing Perfection itu, pemikiran sang pelatih digambarkan oleh pemain yang pernah bermain bersamanya.

Chasing Perfection–dalam bahasa Indonesia secara sederhana bisa diartikan dengan “Mengejar Kesempurnaan”–menjelaskan pasang-surut karier Pep Guardiola berdasarkan pengakuan para pemainnya.

Salah satu yang berbicara adalah Kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer, tentang kesalahan yang dilakukan Pep Guardiola semasa melatih di klubnya. Itu terjadi ketika Muenchen menghadapi Real Madrid di semifinal Liga Champions 2013-2014.

Baca Juga: Pep Guardiola: Saya Merasa Pekerjaan Beres setelah Menjuarai Piala Dunia Antar Klub

Ketika itu, kata Neuer, Guardiola goyah pendirian dan banyak meminta pendapat dari pemain. Alhasil, Muenchen kalah 0-1 di leg pertama di kandang Madrid dan tenggelam 0-4 justru ketika mereka bermain di kandang.

“Kami menyimpang dari filosofi yang sudah kami (jalani) sepanjang tahun (di laga kontra Madrid),” kata Neuer.

“Tetapi kemudian kami menyadari bahwa kami tidak seharusnya melakukan itu. Dia (Guardiola) tidak mendengarkan dirinya sendiri dan terlalu banyak bertanya pada kami.”

Juga soal kritik yang dilancarkan terhadap Pep Guardiola ketika ia tak memainkan Rodri di final Liga Champions 2020-2021 versus Chelsea. Padahal ketika itu Rodri adalah salah satu pemain paling menonjol dan akhirnya City kalah 0-1 atas Chelsea.

Rodri mengungkapkan bahwa Guardiola tak menjelaskan mengapa ia tak diturunkan dalam laga melawan Chelsea. Menurut Rodri, Guardiola hanya mengatakan bahwa ia sudah menyiapkan susunan pemain tiga hari sebelum pertandingan.

Baca Juga: Pep Guardiola tak Sadar Pencetak Gol untuk City adalah Bocah Pemungut Bola Tujuh Tahun Lalu

Namun demikian, gelandang Barcelona bermain untuk City dalam periode 2016-2023, Ilkay Guendogan, membela Guardiola.

Pesepakbola asal Jerman itu mengatakan bahwa Guardiola memang punya kebiasaan menentukan susunan pemain beberapa hari sebelum laga.

“Dia selalu seperti itu,” kata Guendogan. “Saya tidak menganggap itu adalah sesuatu yang dia lakukan secara khusus untuk Liga Champions atau di pertandingan-pertandingan besar.”

Sementara itu, bendahara Barcelona, Xavier Sala-i-Martin, mengatakan bahwa menempatkan Lionel Messi sebagai false nine di Barcelona pada musim 2008-2009 adalah keputusan Guardiola yang mengubah sejarah sepakbola.

Di musim debutnya itu, posisi Messi membuat Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan skor 6-2 di La Liga pada 2 Mei 2009. Di musim yang sama, Barcelona memenangi enam gelar termasuk Liga Champions dan Piala Raja.

“Itulah hari yang saya pikir mengubah sejarah sepakbola, sejarah Barcelona, dan sejarah Messi,” kata Sala-i-Martin.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H