AKURAT.CO Piala AFF U-23 adalah ajang bergengsi internasional yang diikuti oleh sejumlah negara Asia Tenggara untuk kelompok umur dibawah 23 tahun.
Menariknya, kompetisi ini tidak diadakan rutin seperti setahun atau dua tahun sekali. Oleh karena itu, daftar juara AFF U-23 sangat sedikit.
AFF U-23 pertama kali digelar pada tahun 2005, kemudian vakum selama 14 tahun hingga pada tahun 2019 baru diadakan lagi. Lalu, Piala AFF U-23 yang terakhir diadakan pada tahun 2022.
Terhitung kompetisi ini hanya digelar sebanyak empat kali sejak kompetisi pertamanya. Tercatat hanya dilaksanakan pada tahun 2005, 209, 2022 dan 2023.
Baca Juga: Piala AFF U-23: Tundukkan Indonesia, Vietnam Raih Gelar Kedua Lewat Drama Adu Penalti
Juara Piala AFF U-23
Dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (1/9/2023), berikut daftar negara yang memperoleh juara Piala AFF U-23 dari tahun 2005 hingga 2023:
1. Thailand - 2005
Piala AFF U-23 pertama kali digelar di negara Thailand. Pada saat itu juga tuan rumah berhasil mendapatkan gelar juara pertama. Gelar tersebut didapat saat tim Gajah Putih ini berhasil melibas Singapura dengan skor telak 3-0.
Pada tahun 2005, Piala AFF U-23 diikuti oleh 8 negara asal Asia Tenggara. Negara tersebut antara lain, Myanmar, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Thailand, Singapura, Laos, dan Kamboja. Indonesia sendiri belum ikut serta pada ajang yang digelar sebagai pra turnamen Sea Games ini.
2. Indonesia - 2019
Setelah terhenti selama 14 tahun lamanya, Piala AFF U-23 kembali diadakan pada tahun 2019 di Kamboja. Pada saat itu, format kompetisi berubah menjadi Piala AFF U-22. Di tahun ini pula Indonesia berhasil memenangkan gelar juara setelah mengalahkan Thailand.
Indonesia menggagalkan sang juara bertahan ini dengan skor 2-1. Pada ajang ini, ada 8 negara yang ikut serta antara lain, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina Thailand, timor Leste dan Vietnam.
3. Vietnam - 2022 dan 2023
Pada tahun 2022, format dari kompetisi ini dikembalikan lagi seperti semula menjadi Piala AFF U-23. Di ajang tersebut, Vietnam berhasil mengunci gelar juara dengan mengalahkan Thailand 1-0.
Awalnya, kompetisi yang diadakan di Kamboja ini diikuti oleh 11 negara Asia Tenggara seperti, Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Myanmar, Vietnam, dan Timor Leste.
Lalu, timnas Indonesia U-23 dan Myanmar U-23 memutuskan untuk mundur karena masalah COVID-19.
Pada tahun 2023 ini, Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF-U 23 dengan berhasil menyingkirkan tuan rumah Thailand.
Namun Vietnam mengalahkan Indonesia untuk merengkuh titel juara Piala AFF U-23 2023. Dengan perolehannya, Vietnam kini menjadi juara terbanyak turnamen ini dengan dua trofi.
Daftar Juara Piala AFF U-23
2005
- Juara: Thailand
- Runner-up: Singapura
- Posisi 3: Myanmar
- Posisi 4: Malaysia
2019
- Juara: Indonesia
- Runner-up: Thailand
- Posisi 3: Vietnam
- Posisi 4: Kamboja
2022
- Juara: Vietnam
- Runner-up: Thailand
- Posisi 3: Timor Leste, Laos
2023
- Juara: Vietnam
- Runner-up: Indonesia
- Posisi 3: Thailand
- Posisi 4: Malaysia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









