Akurat Logo

Moto3 Australia: Debut di Negeri Kangguru, Veda Ega Pratama Siap Bawa Tren Positif Mandalika ke Phillip Island

Dian Eko Prasetio | 22 Oktober 2026, 18:57 WIB
Moto3 Australia: Debut di Negeri Kangguru, Veda Ega Pratama Siap Bawa Tren Positif Mandalika ke Phillip Island
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, saat bersiap sebelum sesi kualifikasi Moto3 Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (10/10/2026). ANTARA/Fikri Yusuf.

AKURAT.CO, Usai mengukir hasil manis pada ajang balapan kandang di Sirkuit Internasional Mandalika, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung motivasi tinggi menatap seri ke-18 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di GP Australia, akhir pekan ini.

Lompatan performa usai merangsek finis di posisi keenam (P6) pada Moto3 Indonesia pekan lalu menjadi amunisi berharga bagi rookie Honda Team Asia berusia 17 tahun tersebut.

Veda Ega Pratama bertekad membawa momentum positif tersebut ke Sirkuit Phillip Island, Australia yang sekaligus menandai penampilan perdananya di lintasan legendaris tepi Samudra Pasifik itu.

"Setelah GP Indonesia, saya merasa sangat termotivasi untuk terus berkembang. Finis di P6 pada balapan kandang adalah momen yang sangat spesial, terlebih dengan semua dukungan dari para penggemar," kata Veda Ega Pratama lewat keterangan resminya.

Baca Juga: Moto3 Indonesia: Perkasa di Mandalika, Veda Ega Pratama Raih 10 Poin dengan Finish di P6

"Saya sangat menikmati pertarungan di Mandalika, dan hasil itu memberi saya kepercayaan diri ekstra untuk menghadapi bagian akhir musim ini."

Veda Ega Pratama Usung Misi Menaklukkan Karakter Cepat dan Perpisahan Historis Phillip Island

Gelaran GP Australia 2026 di Phillip Island terasa kian berkesan. Seri musim ini dipastikan menjadi edisi perpisahan historis bagi Sirkuit Phillip Island sebelum gelaran Grand Prix Australia resmi dipindahkan ke Sirkuit Kota Adelaide mulai musim depan.

Sirkuit sepanjang 4,45 kilometer tersebut dikenal memiliki karakter unik dengan deretan tikungan cepat yang mengalir (flowing).

Namun menuntut adaptasi fisik dan mental yang ekstra akibat hembusan angin laut serta cuaca ekstrem yang sering kali berubah drastis.

"Sekarang kami menuju Phillip Island, sirkuit yang sama sekali baru bagi saya. Dari yang saya lihat, lintasannya sangat cepat dengan tikungan mengalir," kata Veda.

"Saya tahu akan menjadi tantangan untuk mempelajari semuanya dengan cepat, terutama jika cuaca berubah. Namun, saya ingin menghadapinya dengan sikap positif dan bekerja keras bersama tim sejak sesi pertama."

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.