Christian Horner Resmi Dibebaskan dari Tuduhan, Bersiap untuk Seri Pembuka di Bahrain

AKURAT.CO, Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, akhirnya dibebaskan dari tuduhan perilaku tak pantas terhadap stafnya. Penyelidikan independen menyatakan Horner bersih dari tuduhan yang diadukan oleh staf wanitanya di Red Bull itu.
“Penyelidikan independen untuk tuduhan terhadap Tuan Horner telah rampung, dan Red Bull bisa mengonfirmasi bahwa pengaduan digugurkan,” kata Red Bull dalam pernyataan resminya sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Para penggugat punya hak untuk mengajukan banding. Red Bull yakin penyelidikan berlangsung adil, ketat, dan tak memihak.”
Baca Juga: Meski Sedang Diperiksa, Christian Horner Tegaskan Red Bull Fokus ke Seri Pembuka di Bahrain
Pembersihan Christian Horner dari tuduhan ini disampaikan langsung oleh perusahaan induk Red Bull Racing, yakni Red Bull GmbH. Mereka juga menyatakan bahwa laporan penyelidikan bersifat rahasia.
“Laporan penyelidikan bersifat rahasia dan berisi informasi pribadi pihak-pihak berperkara dan pihak ketiga yang membantu penyelidikan,” kata Red Bull.
“Dengan demikian kami tidak akan memberikan komentar lanjutan untuk menghormati semua yang berkepentingan. Red Bull akan terus berusaha untuk memenuhi standar tertinggi di area kerja.”
Tuduhan terhadap Christian Horner datang dari seorang staf wanita Red Bull pada awal Februari lalu. Horner membantah tuduhan tersebut namun perkara ini cukup mengguncang dunia F1.
Baca Juga: Bos Red Bull Christian Horner Dijadwalkan Diinterogasi Ketat di London Hari Ini
Mengguncang karena Horner bisa dikatakan sedang berada di puncak kariernya sebagai bos tim F1. Memimpin Red Bull sejak 2005, pria berkebangsaan Inggris berusia 50 tahun ini membawa timnya menjadi juara dunia konstruktor dua musim terakhir di F1.
Plus membawa Max Verstappen sebagai pembalap juara dunia F1 di tiga musim beruntun. Terutama pada musim lalu di mana Red Bull hanya menyisakan satu podium juara untuk pembalap tim lain dari total 22 seri.
Khusus Verstappen, pembalap asal Belanda ini mencetak rekor dengan menjuarai 19 seri. Dua seri dimenangi rekan setimnya, Sergio Perez, dan satu direbut oleh pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr.
Horner sendiri saat ini belum memberikan komentar atas putusan pembebasan tuduhan terhadapnya. Ia diperkirakan hadir di seri pembuka musim 2024 yang dimulai pada hari ini, Kamis (29/2), di Sirkuit Internasional Bahrain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








