Akurat Logo

Indonesia Sabet 2 Gelar dan 2 Runner-up di Tur Eropa, Eng Hian Soroti Konsistensi dan Poin Kritis

Dian Eko Prasetio | 2 November 2026, 20:21 WIB
Indonesia Sabet 2 Gelar dan 2 Runner-up di Tur Eropa, Eng Hian Soroti Konsistensi dan Poin Kritis
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian (kanan), dan Pelatih Kepala Sektor Ganda Putra Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, saat mendampingi anak asuhnya di salah satu turnamen. PBSI.

AKURAT.CO, Perjuangan tim bulutangkis Indonesia dalam merampungkan tiga turnamen beruntun di Tur Eropa 2026 mendapat penilaian positif dari Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).

Sepanjang tiga pekan petualangan di Benua Biru tersebut, armada Merah Putih berhasil menembus empat partai puncak dengan mengamankan dua gelar juara dan dua runner-up.

Gelar pertama diraih oleh duet ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang tampil perkasa menaiki podium tertinggi di ajang Super 750 Denmark Terbuka 2026.

Kesuksesan tersebut disempurnakan oleh pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Tiwi/Fadia) yang sukses mengondol trofi juara Super 500 Hylo Terbuka 2026 di Jerman usai membungkam unggulan utama asal Chinese Taipei.

Baca Juga: Hylo Terbuka: Sabet Gelar Super 500 Pertama, Tiwi/Fadia Taklukkan Trauma setelah Jonatan Jadi Runner-up

Sementara itu, dua posisi runner-up masing-masing disumbangkan oleh pebulutangkis tunggal putra muda Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) yang mengukir kejutan menembus final Super 750 Prancis Terbuka 2026 serta atlet tunggal putra senior Jonatan Christie yang melaju hingga partai puncak di Hylo Terbuka 2026.

Apresiasi Perjuangan dan Catatan Evaluasi Pelatih di Tur Eropa

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, memberikan evaluasi menyeluruh atas kiprah para atlet Tanah Air di ajang Denmark Terbuka, Prancis Terbuka, dan Hylo Terbuka 2026.

Eng Hian melayangkan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet dan tim pelatih yang bertugas sepanjang tur Eropa. Kendati demikian, legenda ganda putra Indonesia itu menegaskan bahwa masih ada sejumlah aspek vital yang harus segera dipoles.

"Secara performa, atlet-atlet Indonesia di tiga turnamen Eropa, Denmark Open, France Open, dan Hylo Open, menunjukkan hasil yang cukup positif. Indonesia berhasil meraih dua gelar juara dan dua runner-up," kata Eng Hian dalam keterangan resminya.

"Namun, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama konsistensi permainan, kemampuan mengantisipasi perubahan pola permainan lawan, serta pengambilan keputusan pada poin-poin kritis."

Selain itu, pria yang pernah mengantarkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas Olimpiade ini juga menekankan kesiapan fisik dan mental pasukannya untuk terus dibenahi agar mampu menjaga performa sepanjang turnamen.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.