Akurat

Kumamoto Masters: Dhinda dan Alwi Terhenti di 16 Besar, Gregoria Wakil Merah Putih Tersisa

Leo Farhan | 13 November 2025, 15:08 WIB
Kumamoto Masters: Dhinda dan Alwi Terhenti di 16 Besar, Gregoria Wakil Merah Putih Tersisa
 
AKURAT.CO, Langkah dua wakil tunggal Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Alwi Farhan, harus terhenti di babak 16 besar Kumamoto Masters 2025 yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Kamis (13/11).
 
Ni Kadek Dhinda yang tampil penuh semangat setelah menyingkirkan unggulan keenam, Busanan Ongbamrungphan, di putaran pertama Kumamoto Masters kali ini harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Asuka Takahashi, lewat laga sengit dengan skor 21-10, 16-21, dan 12-21.
 
Pebulutangkis asal Bali itu mengaku sempat menguasai jalannya gim pertama Kumamoto Masters kali ini. Namun ia kesulitan untuk mempertahankan momentum di dua gim berikutnya.
 
 
"Dengan power lawan yang lumayan besar, di gim pertama saya coba main safe dulu dan dia banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi di gim kedua dia mulai hidup mainnya, memaksa saya untuk terus ke belakang," kata Ni Kadek Dhinda.
 
Di gim penentuan, Dhinda mengaku kesulitan untuk mengembangkan permainan karena lawan sudah membaca polanya.
 
"Selain itu, telapak kaki kanan saya ada luka robekan yang cukup perih. Sudah ditahan, tapi tetap terasa tidak nyaman," jelasnya.
 
Meski tersingkir, Dhinda menyebut laga ini menjadi bahan evaluasi berharga untuk menghadapi turnamen berikutnya.
 
"Saya harus menguatkan power karena di level atas tidak cukup hanya dengan keuletan. Stamina juga harus ditingkatkan untuk bisa bertahan di permainan reli panjang," kata Dhinda menuntaskan.
 
Sementara itu, pebulutangkis tunggal putra, Alwi Farhan juga gagal melangkah ke babak perempat final setelah dikalahkan wakil Chinese Taipei, Wang Tzu Wei, lewat dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 12-21.
 
 
Alwi sejatinya sempat unggul di gim pertama. Namun ia gagal mempertahankan keunggulan setelah lawan mengubah tempo permainan.
 
"Cukup disayangkan di gim pertama saya tidak bisa memanfaatkan momentum. Wang Tzu Wei menaikkan kecepatan dan itu membuat saya agak panik," ucap Alwi.
 
Menurutnya, performa di gim kedua juga tidak maksimal karena tidak mampu mengendalikan tekanan. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Alwi yang akan mengalihkan fokusnya untuk tampil di Australia Terbuka pekan depan.
 
"Ini jadi pelajaran berharga. Sekarang waktunya fokus untuk memperbaiki diri dan tampil lebih siap di turnamen berikutnya," katanya.
 
Dengan hasil ini, tim bulutangkis Merah Putih hanya mampu mengirimkan satu wakil di babak perempat final Korea Masters 2025 dari sektor tunggal putri lewat Gregoria Mariska Tunjung.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H