Akui Hasil Olimpiade Paris tak Ideal, Fadil Imran Resmi Bubarkan Tim Ad Hoc di Cipayung

AKURAT.CO, Ketua Umum PBSI terpilih, Fadil Imran, secara resmi membubarkan Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024.
Bertempat di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (15/8), pembubaran Tim Ad Hoc Olimpiade Paris dihadiri juga oleh beberapa anggota tim, yakni Taufik Hidayat dan Liliyana Natsir.
"Dengan selesainya tugas Tim Ad Hoc sampai dengan hari ini, maka dengan ucapan terima kasih dan puji syukur ke hadirat Allah SWT, tentunya Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 dibubarkan," kata Fadil Imran.
Baca Juga: PBSI: Kami akan Bertanggungjawab atas Hasil di Olimpiade Paris ini
Fadil Imran yang terpilih sebagai Ketum PBSI 2024-2028 pada musyawarah nasional di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/8) silam, juga mengakui bahwa hasil di Olimpiade Paris tak sesuai harapan.
Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu melalui Gregoria Mariska Tunjung di sektor tunggal putri. Capaian ini juga berarti bulutangkis gagal mempertahankan tradisi emas.
"Tim ini telah berproses dan hasilnya dapat kita saksikan sendiri. Indonesia mendapat medali perunggu tunggal putri melalui Gregoria Mariska Tunjung," kata Fadil Imran.
"Memang belum mencapai hasil yang ideal, yang kita inginkan, tapi kami mencatat perbaikan proses dan progres yang signifikan yang dapat diadopsi oleh kepengurusan PBSI mendatang."
Baca Juga: Terpilih secara Aklamasi di Surabaya Hari Ini, Fadil Imran Ketua Umum PBSI 2024-2028
Kegagalan di Olimpiade Paris juga membuat Fadil menyadari bahwa persiapan untuk pesta olahraga terakbar di dunia tersebut harus dilakukan sejak dini.
Eks Kapolda DKI Jakarta itu bahkan berkomitmen bahwa persiapan Olimpiade Los Angeles 2028-termasuk membentuk Tim Ad Hoc-akan langsung dilakukan ketika ia mulai aktif menjadi Ketum PBSI, November mendatang.
"Salah satu rekomendasi utama Tim Ad Hoc adalah mempercepat persiapan olimpiade dan mengintegrasikan semua langkah pembinaan prestasi dengan persiapan olimpiade sebagai panggung supremasi olahraga di dunia," kata Fadil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









