Gregoria: Medali Ini Banyak Artinya Buat Saya, Ini Usaha Banyak Orang dan Kado Ulang Tahun

AKURAT.CO, Medali perunggu Olimpiade Paris 2024 sangat bermakna bagi Gregoria Mariska Tunjung. Dia menyebut prestasi ini juga merupakan hasil kerja keras banyak pihak yang berjuang di belakangnya.
Gregoria memastikan medali perunggu Olimpiade Paris setelah lawannya di perebutan tempat ketiga, Carolina Marin, mundur karena mengalami cedera saat melakoni laga semifinal melawan He Bingjiao, Minggu (4/8).
Selain itu, medali ini juga terasa sangat spesial lantaran dalam beberapa hari ke depan Gregoria akan genap berusia 25 tahun. Atau tepat jatuh pada tanggal 11 Agustus di mana enam hari kemudian Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-79.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Herli Djaenudin Sebut Target Gregoria Medali, tak Peduli Apapun Warnanya!
"Medali ini juga banyak sekali artinya untuk saya. Karena di medali ini banyak usaha dari banyak orang. Ini juga jadi kado ulang tahun untuk saya minggu depan dan untuk Indonesia di tanggal 17 Agustus," ucap Gregoria selepas pengalungan medali di Paris, Senin (5/8).
Paris 2024 merupakan penampilan kedua bagi pebulutangkis tunggal putri yang karib disapa Jorji itu di olimpiade setelah Tokyo 2020. Di Tokyo, langkah tunggal putri terbaik Merah Putih itu terhenti di babak 16 besar usai dikalahkan Ratchanok Intanon dari Thailand.
Raihan perunggu di Paris 2024 juga diharapkan mampu memacunya untuk bisa lebih berprestasi di kejuaraan-kejuaraan bulutangkis selanjutnya.
"Ini kan prestasi yang besar dalam karier saya, jadi semoga dengan medali ini saya bisa meraih gelar juara yang lain," ucap Gregoria.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Carolina Marin Cedera, Gregoria Mariska Dipastikan Rebut Perunggu
Gregoria meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tanpa melakoni pertandingan. Hal tersebut lantaran Marin mengalami cedera dan memutuskan mundur saat memimpin 21-14, 10-8 melawan He Bing Jiao di Porte De La Chapelle, Paris.
Setelah pertandingan, Gregoria mengatakan sempat bertemu dengan Marin. Bahkan ia juga sempat menyampaikan rasa empatinya atas cedera yang dialami Ratu bulutangkis Eropa tersebut.
"Kemarin sempat ketemu saat Carolina Marin baru selesai pertandingan di ruangan medis. Saya tanya kondisinya bagaimana, terus dia bilang ini cukup buruk. Di situ saya doain dia, saya bilang semoga recovery-nya cepat," ungkap Gregoria.
"Saya berharap dia bisa melanjutkan kariernya di badminton dan semoga cederanya tidak serius. Maaf juga untuk yang sudah terjadi. Lalu dia selamatin saya juga untuk medali ini."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









