Akurat

Indonesia Terbuka: Dejan/Gloria Singkirkan Juara Dunia, Ganda Campuran Kirim 1 Wakil ke Semifinal

Leo Farhan | 6 Juni 2024, 13:44 WIB
Indonesia Terbuka: Dejan/Gloria Singkirkan Juara Dunia, Ganda Campuran Kirim 1 Wakil ke Semifinal
 
 
AKURAT.CO, Sektor ganda campuran berhasil mengirim satu wakil tuan ruman menuju babak perempat final turnamen Super 1000 Indonesia Terbuka 2024. Mereka adalah pasangan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.
 
Tiket delapan besar Indonesia Terbuka diamankan Dejan/Gloria usai menaklukkan unggulan empat asal Korea Selatan, Seo Seung Jae/Chae Yu Jung, dengan skor akhir 21-15, 15-21, dan 21-4 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (6/6).
 
Bermain di depan publik sendiri, Dejan/Gloria mampu tampil lepas tanpa beban. Alih-alih tekanan malah dirasakan sang juara dunia, di mana hal itu terlihat pada set penentu laga Indonesia Terbuka hari ini kala mereka hanya mampu meraih empat poin.
 
 
"Kami bermain nothing to lose. Apalagi bermain di depan publik sendiri, kami ingin melakukan yang terbaik di sini," kata Dejan selepas laga di Istora, Kamis (6/6).
 
"Jika diperhatikan di laga ini, Seo/Chae sentuhannya agak kurang, dari situ kami ambil kesempatan karena ada celah. Kami tidak tidak mau melewatkan kesempatan untuk bisa menang melawan juara dunia," kata Gloria menambahkan.
 
Ini adalah kemenangan pertama Dejan/Gloria atas juara dunia 2023 itu. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Dejan/Gloria belum pernah sekalipun merasakan kemenangan, termasuk pertemuan terakhir mereka di babak 16 Malaysia Terbuka 2024 pada Januari lalu.
 
Di turnamen yang juga berlevel Super 1000 itu, Dejan/Gloria harus mengakui ketangguhan pasangan empat dunia itu dengan straight set (12-21 dan 16-21). Beruntung kali ini mereka mampu membalasnya.
 
"Pola permainan kami membuat lawan tidan nyaman dalam bermain, dan kesempatan itu kami gunakan untuk menyerang dan meraih kemenangan," kata Gloria menjelaskan.
 
 
Kemenangan ini mengantarkan Dejan/Gloria melangkah ke babak perempat besar untuk menantang pasangan unggulan lainnya, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, yang sebelumnya mengalahkan Adnan Maulana/Nita Violina Marwah.
 
Ini peluang Dejan/Gloria untuk bisa membalas kekalahan sang kompatriot. Namun, sebelum itu mereka akan memastikan untuk mengeluarkan yang terbaik pada laga besok. Pasalnya, siapapun bisa menggondol gelar juara ajang Super 1000 kali ini.
 
Sebelumnya, Adnan/Nita takluk lewat laga straight set (8-21 dan 13-21) atas wakil Thailand tersebut. Mereka mengakui bahwa kekalahan kali ini lantaran mereka tidak mampu mengeluarkan permainan terbaik mereka.
 
"Pada laga ini saya tidak bisa keluar dari tekanan. Seharusnya saya bermain tanpa beban menghadapi lawan yang levelnya jauh di atas kami. Tapi sepanjang laga kami tidak bisa keluar dari tekanan," jelas Adnan.
 
Pasangan lainnya, yakni Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, sudah angkat koper lebih dulu lantaran gagal melewati babak pertama.
 
Rehan/Lisa harus mengakui ketangguhan unggulan satu asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 23-21, 15-21, san 13-21.
 
Sementara Rinov/Pitha harus mengakui permainan solid wakil Chinese Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan laga sengit tiga set (16-21, 21-18, dan 18-21).
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H