Akurat Logo

Tangis Anthony Ginting Pecah Saat Cerita Ditonton Orang Tuanya

| 18 Juni 2023, 23:59 WIB
Tangis Anthony Ginting Pecah Saat Cerita Ditonton Orang Tuanya

AKURAT.CO Tangis Anthony Ginting usai bertanding di final Indonesia Terbuka 2023. Tangis itu bukan muncul karena kalah dari Viktor Axelsen, melainkan karena bercerita soal orang tuanya.

Anthony Ginting menangis dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan final Indonesia Terbuka 2023 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (18/6/2023) malam. Tangisan itu muncul ketika ditanya oleh Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy soal bagaimana perasaannya ditonton oleh orang tua.

Anthony Ginting yang awalnya memberikan pernyataan pers dengan normal, seketika nadanya menghilang. Pemain binaan PB SGS PLN Bandung itu kemudian menunduk dan tangis sesegukan terdengar. 

"Memang kalau mama papa waktu hari pertama [saya] nanya mau nonton apa enggak. Karena kondisi mama yang kurang baik jadi apa ya, mungkin... enggak..." kata Ginting dan kemudian menangis.

Suasana di ruang konferensi pers pun langsung senyap dan haru. Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah yang mendampingi langsung menepuk punggung Ginting.

Salah satu orang tua Ginting, yakni ibunya yang bernama Lucia Sriati diketahui tengah mengalami sakit. Namun, sang ibunda tetap menyempatkan diri untuk hadir di laga final demi mendukung Ginting.

Setelah itu, sesi konferensi pers dilanjutkan dengan pernyataan Irwansyah soal penampilan Ginting di final Indonesia Terbuka 2023, yang menelan kekalahan dari Viktor Axelsen lewat duel dua gim langsung 14-21 dan 13-21.

Hasil inipun membuat Ginting harus puas menjadi runner-up Indonesia Terbuka 2023. Ia gagal meraih back to back juara, setelah sebelumnya mampu keluar sebagai yang terbaik di Singapura Terbuka 2023 pekan lalu.

Adapun terkait hasil dan pencapaiannya, Ginting mengaku puas. Sebab dirinya mampu menembus dua final beruntun.

"Pertandingan selama seminggu ini jalan dengan baik. Meski hanya runner-up, tapi so far saya puas dengan performa selama dua minggu ini di Singapura juga," kata Ginting.

"Ini minggu-minggu yang berat juga karena back to back, dari awal sampe akhir tidak mudah. Tapi berkat dukungan pelatih dan teman-teman saya berterima kasih."[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.