Akurat Logo

Asian Games: Salah Start, Aditya Tri Syahria Gagal Sumbang Emas Kedua dari Panjat Tebing

Hervin Saputra | 1 Oktober 2026, 19:04 WIB
Asian Games: Salah Start, Aditya Tri Syahria Gagal Sumbang Emas Kedua dari Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Aditya Tri Syahria bersiap melakukan start pada kualifikasi nomor speed putra Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). ANTARA/Fauzan

AKURAT.CO, Harapan Indonesia untuk meraih emas kedua dari cabang panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya 2026 harus kandas. Pasalnya, satu-satunya wakil Merah Putih yang melaju ke final, Aditya Tri Syahria, gagal karena kesalahan melakukan start.

Bertanding di kategori speed putra di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Jepang, Kamis (10/1/2026), Aditya Tri Syahria sejatinya digadang-gadang sebagai kandidat terdepan peraih emas Asian Games kali ini.

Pasalnya, Aditya Tri Syahria memecahkan rekor baru Asian Games dengan catatan 4,62 detik pada sesi kualifikasi, Senin (29/9/2026). Di semifinal heat 2, Aditya juga tampil sebagai yang tercepat dengan catatan 4,786 detik.

Sementara itu, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, harus terhenti di semifinal. Berada di heat yang sama dengan Aditya, Veddriq hanya bisa menempati posisi ketiga sementara hanya dua teratas yang berhak ke partai puncak.

Baca Juga: Asian Games: Desak Made Rita Kusuma Dewi Sumbang Emas Keempat untuk Indonesia

Medali emas panjat tebing cabang speed putra Asian Games Aichi-Nagoya akhirnya menjadi milik pemanjat asal China, Shouhong Chu, dengan catatan waktu 4,714 detik.

Diikuti wakil Iran, Reza Ali Pour Shenazandi Fard yang menorehkan waktu 5,362 detik di posisi kedua sedangka perunggu menjadi milik wakil Kazakhstan, Damir Toktarov, dengan raihan 7,342 detik.

Dengan demikian, Indonesia mempersembahkan satu emas dari cabang panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya. Yakni melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi yang sehari sebelumnya memenangi sektor speed putri.

Bagi skuad Indonesia, kegagalan Adiyta jelas disayangkan karena sebelumnya Merah Putih optimistis bisa meraih dua emas melalui nomor speed. Namun demikian, secara keseluruhan, panjat tebing mencapai target dengan meneruskan tradisi emas.

Indonesia Lewati Target Empat Emas Asian Games

Medali dari Desak Made Rita Kusuma Dewi merupakan medali keempat Indonesia di Asian Games sekaligus memenuhi target yang dicanangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Tak cukup empat, cabang panahan pagi ini menyumbang emas kelima melalui Nurisa Dian Ashrifah di nomor compound perorangan putri. Nurisa menang selepas mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 137-139.

Indonesia masih punya peluang meraih emas melalui cabang voli pantai. Pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman akan berjuang menjadi yang terbaik pada final voli pantai menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.