Asian Games: Belum Puas di Olimpiade, Veddriq Leonardo Bidik Emas di Aichi-Nagoya

AKURAT.CO, Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, mengaku belum puas untuk terus mengibarkan Merah Putih di kancah panjat tebing internasional.
Atlet panjat tebing andalan Indonesia ini memasang target tinggi untuk bisa membawa pulang medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang.
"Kalau saya target pribadi ya pasti pengin medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed," kata Veddriq Leonardo di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Misi Pembuktian Veddriq Leonardo di Nomor Perorangan Asian Games
Target medali emas ini menjadi ambisi pribadi Veddriq Leonardo yang sangat beralasan. Meski sudah mengoleksi gelar tertinggi di level dunia, atlet kelahiran Pontianak tersebut tercatat belum pernah mengamankan podium tertinggi Asian Games pada nomor perorangan.
Pada edisi Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, raihan terbaiknya di nomor perorangan adalah medali perunggu.
Sementara di nomor speed relay beregu, Veddriq sukses menyumbang medali emas pada 2018 serta medali perak pada edisi 2022.
Pria berusia 29 tahun ini menekankan bahwa dorongan berprestasi tak akan pudar selama fisiknya masih sanggup bersaing.
"Selama masih bisa berprestasi dan dengan kondisi yang ideal, saya akan usahakan," jelasnya.
Veddriq Fokus Pembenahan Teknik dan Waspadai Cedera
Menghadapi persaingan menuju Asian Games 2026, Veddriq membeberkan bahwa porsi latihan yang dijalani difokuskan pada pematangan teknik.
Menurutnya, pemanjatan harus dilakukan secara berulang agar hasilnya lebih konsisten dan rapi di dinding latihan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh mengingat risiko cedera yang mengintai jelang multievent bergengsi tersebut.
"Kalau kendala saat latihan tidak ada. Mungkin dari proses berlatih kami sedikit lebih menjaga performa, karena ada risiko cedera, apalagi menjelang Asian Games ini, jadi agak riskan," ujarnya.
Veddriq menilai persaingan di Aichi-Nagoya mendatang bakal berlangsung sengit, terutama dari wakil Tiongkok dan Jepang yang akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski demikian, ia optimistis skuad panjat tebing Indonesia mampu bersaing memperebutkan posisi tertinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







