Kondisi Belum 100 Persen, Veddriq Leonardo Tetap Termotivasi Raih Gelar Juara Dunia di Bali
Leo Farhan | 17 April 2025, 19:05 WIB

AKURAT.CO, Veddriq Leonardo menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk bisa meraih gelar juara dunia di Piala Dunia Panjang Tebing IFSC Bali 2025 di Pulau Peninsula, Bali, 2-4 Mei mendatang.
Dari tiga nomor yang dilombakan, yakni speed, lead, dan boulder, Merah Putih memiliki peluang yang lebih besar untuk mendulang medali emas dari nomor speed. Terlebih ada Veddriq Leonardo yang meraih emas Olimpiade Paris 2024 di nomor tersebut.
Namun, Veddriq Leonardo tidak ingin tampil memaksakan diri di Piala Dunia Panjang Tebing IFSC Bali 2025 nanti. Dia lebih memikirkan efek jangka panjang untuk menjaga ketahanan fisik dan mental usai menjalani jadwal padat tahun lalu.
Baca Juga: Indonesia Turunkan 31 Wakil di Piala Dunia Panjat Tebing Bali 2025, Kategori Speed Terbanyak
"Kalau untuk kondisi saat ini saya lebih coba menikmati pertandingan, karena memang dalam kondisi seperti ini ada ketidakpastian. Terkait kondisi juga masih belum fit 100 persen," kata Veddriq di sela sesi latihan Pelatnas Panjat Tebing di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/4),
sebagaimana dikutip Antara.
Walau begitu Veddriq tetap akan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Apalag meraih gelar juara dunia di kandang sendiri adalah sebuah kebahagiaan tersendiri walau ia sudah enam kali menjadi juara dunia.
"Yang memotivasi pasti karena (Indonesia) tuan rumah. Terus memang di nomor speed Indonesia unggulan, sehingga harapannya bisa lebih banyak prestasi buat panjat tebing Tanah Air, jadi ya itu salah satu motivasinya," katanya.
Selain itu, Indonesia juga bakal memanfaatkan jatah kuota maksimal sebagai tuan rumah di mana tim panjat tebing Merah Putih akan menurunkan total 31 wakil di Piala Dunia Panjang Tebing IFSC Bali 2025.
Hal itu disampaikan oleh pelatih tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir. Adapun sektor speed akan menurunkan wakil terbanyak dengan total 19 atlet dengan rincian sepuluh putra dan sembilan putri.
Sementara sisanya sebanyak 12 atlet akan bersaing di kategori lead dengan rincian masing-masing enam atlet putra dan enam atlet putri.
Indonesia sendiri sudah tiga kali berkesempatan menjadi tuan rumah IFSC Climbing World Cup. Terakhir berlangsung di kawasan SCBD Jakarta dan Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Piala Dunia Panjat Tebing IFSC Bali 2025 rencananya bakal diikuti oleh 30 negara peserta yang akan bersaing di kategori speed, lead, dan bouldering.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







