Asian Games: Timnas Sepak Takraw Indonesia Ingin Lampaui Rekor Medali di Achi-Nagoya

AKURAT.CO, Skuad Timnas Sepak Takraw Indonesia diproyeksikan kembali menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali bagi kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Optimisme tersebut menebal usai Chef De Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menggelar kunjungan kerja langsung ke lokasi Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Di mana hal ini merupakan visitasi terjauh yang pernah ditempuh seorang CdM dalam sejarah persiapan multiajang internasional.
Langkah ekstra ini diambil guna mengawal langsung persiapan atlet sepak takraw putra dan putri agar mampu melampaui raihan dua perak dan satu perunggu yang disabet pada edisi Asian Games Hangzhou 2022 lalu.
"Melihat persiapan yang dilakukan, kami sangat percaya diri bahwa sepak takraw memiliki peluang besar menyumbangkan medali bagi Indonesia di Asian Games 2026. Pembinaan yang dijalankan berkesinambungan dan menjadi fondasi yang sangat baik untuk meningkatkan prestasi di level internasional," kata CdM Todotua di Parepare, Rabu (29/6/2026).
Dalam peninjauan yang didampingi langsung oleh Ketua Umum PP Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto, Todotua memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pemusatan latihan mandiri ini. Menurutnya, atmosfer Parepare sangat kondusif untuk menggembleng para atlet.
"Area latihan di sini sangat proper. Atlet-atlet berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dipusatkan di Parepare sehingga mereka dapat berlatih dengan fokus penuh. Ini menjadi inisiatif yang sangat baik dari PP PSTI dalam membangun atmosfer latihan yang mendukung peningkatan prestasi," bebernya.
Todotua menegaskan, tugas utama tim CdM adalah memastikan seluruh kebutuhan nonteknis, mulai dari logistik, akomodasi, hingga pasokan nutrisi terjamin tanpa celah. Hal ini dilakukan agar para atlet dan jajaran pelatih tidak terbebani oleh urusan di luar arena pertandingan.
"Kami berkomitmen terus mengunjungi cabang-cabang olahraga untuk mendengar langsung kebutuhan mereka. Tugas kami adalah menjaga atlet untuk tetap fokus dan mengoordinasikan seluruh kebutuhan kontingen," beber Todotua.
"Sehingga saat berada di Aichi-Nagoya nanti, atlet hanya perlu memikirkan satu hal: bertanding habis-habisan dan memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








