Duel Dua Veteran! Derek Chisora Siap Hadapi Deontay Wilder untuk Laga ke-50 di London

AKURAT.CO, Panggung tinju kelas berat dunia kembali memanas. Petinju veteran Inggris, Derek Chisora, dipastikan akan menghadapi mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, di London, Inggris, pada 4 April mendatang.
Laga ini sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi Derek Chisora karena menandai pertarungan lima puluh dalam karier profesionalnya.
Meski sebelumnya sempat berencana menggelar laga perpisahan di luar negeri, petinju berusia 42 tahun ini akhirnya memilih London sebagai saksi duel yang tertunda selama tiga belas tahun tersebut.
Baca Juga: Duel Derek Chisora vs Deontay Wilder Dikabarkan Digelar April, Kesepakatan Belum Final
Sebagai informasi, Derek Chisora dan Deontay Wilder sebenarnya dijadwalkan bertarung tiga belas tahun silam. Namun, saat itu Wilder terpaksa mundur setelah tersandung kasus hukum di Amerika Serikat yang membuatnya dilarang melakukan perjalanan ke Inggris.
Kini, keduanya bertemu dalam kondisi yang berbeda. Chisora sedang berada dalam tren positif dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan angka atas Joe Joyce dan Otto Wallin.
Sementara itu, Wilder tengah berusaha mengembalikan reputasinya sebagai mesin pemukul setelah sempat terpuruk akibat kekalahan beruntun dari Tyson Fury, Joseph Parker, dan Zhilei Zhang.
Keputusan duel ini mendapat sorotan dari mantan juara dunia, Tyson Fury. Petinju berjuluk The Gypsy King itu menilai laga ini layak memperebutkan sabuk juara mengingat status legendaris kedua petarung.
Baca Juga: IBF Perintahkan Daniel Dubois Pertahankan Gelar Lawan Chisora, Diberi 30 Hari untuk Buat Kesepakatan
"Seharusnya ada sabuk yang dipertaruhkan. Anda memiliki dua petarung legendaris di sini; seorang mantan juara dunia dengan sepuluh kali pertahanan gelar dari AS, dan seorang panglima perang sejati dari Inggris," ujar Fury dikutip dari BBC.
Secara gaya bertarung, duel ini diprediksi akan berjalan sangat menarik. Chisora dikenal sebagai petarung yang senang mengajak lawannya berduel jarak dekat (brawler), sementara Wilder tetap mengandalkan pukulan kanan mautnya yang bisa mengakhiri laga dalam sekejap.
Jika Chisora mampu memberikan tekanan terus-menerus dan menyeret Wilder ke dalam pertarungan yang menguras fisik, ia berpeluang besar untuk menang.
Namun, jika Wilder masih memiliki sisa-sisa kekuatan The Bronze Bomber, satu pukulan bersih bisa saja merusak pesta perpisahan Chisora.
Bagi Wilder, kemenangan atas Chisora sangat krusial jika ia ingin kembali menantang Oleksandr Usyk dalam perebutan gelar juara dunia terpadu.
Namun, meremehkan Chisora yang sedang dalam performa bangkit bisa menjadi kesalahan fatal bagi petinju asal Alabama tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







