Indonesia Sabet 4 Emas di Piala Dunia Boccia 2025, Jaga Peluang ke Paralimpiade 2028
Leo Farhan | 10 September 2025, 20:10 WIB

AKURAT.CO, Tim Nasional Boccia Indonesia kembali menunjukkan taji di level internasional dengan meraih empat medali emas dan dua medali perak pada Piala Dunia Boccia 2025 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, 1–9 September 2025.
Tiga emas datang dari nomor individual lewat Muhammad Afrizal Syafa (BC1 putra), Muhammad Bintang Satria Herlangga (BC2 putra), serta Handayani (BC1 putri). Sementara satu emas lainnya dipersembahkan tim beregu campuran BC1/2 yang diperkuat Felix Ardhi Yuda, Gischa Zayana, dan Afrizal.
Sementara untuk medali perak disumbangkan Gischa di nomor BC2 putri dan Felix di nomor BC2 putra. Capaian ini menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan besar di cabang olahraga boccia dunia.
Pelatih Timnas Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Ia menekankan raihan enam medali di Seoul ini menjadi modal penting dalam upaya mengamankan tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
"Kami ingin semua atlet bisa naik podium agar poin dunia terus bertambah. Dengan begitu, peluang menjaga peringkat tetap terbuka. Saat ini, secara tim kita sudah masuk tiga besar dunia," ujar Islah dari keterangan yang diterima Akurat.co.
Menurutnya, persaingan di Seoul begitu ketat. Banyak peserta yang juga tampil di Paralimpiade Paris 2024 ikut serta memburu poin ranking. Hal tersebut membuat atmosfer gelaran ini mirip Paralimpiade.
Dari semua medali yang diraih, nama Handayani mencuri perhatian. Tanpa pengalaman tampil di Paralimpiade Paris 2024, ia justru sukses menundukkan lawan-lawan elite.
Di final nomor BC1 putri, Handayani menekuk peraih perunggu Paralimpiade Paris 2024 asal Jepang, Hiromi Endo, dengan skor tipis 4-3. Ia menegaskan akan terus menjaga konsistensi demi lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028.
"Alhamdulillah, ini emas pertama saya di level dunia. Rasanya luar biasa karena bisa mengalahkan atlet top yang pernah naik podium Paralimpiade. Target saya jelas, tampil stabil di setiap kejuaraan dunia dan selalu naik podium agar ranking tetap terjaga," ucap Handayani.
Selanjutnya, tim boccia Indonesia akan kembali turun di Kejuaraan Dunia Boccia 2025 di Coimbra, Portugal, pada 7–17 November mendatang. Ajang itu akan kembali menjadi panggung penting dalam perburuan poin menuju Paralimpiade.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








